Rabu, Maret 25, 2026
Beranda Berita Kembangkan Ekonomi Pesisir, Bengkulu Usulkan 6 Kawasan KNMP

Kembangkan Ekonomi Pesisir, Bengkulu Usulkan 6 Kawasan KNMP

0
6

Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu mulai memetakan pengembangan ekonomi pesisir melalui program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Pada tahun 2026, sebanyak enam kawasan nelayan terpadu diusulkan untuk dibangun dengan total anggaran mencapai Rp150 miliar.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Bengkulu, Syafriandi, mengatakan usulan tersebut saat ini masih menunggu proses verifikasi dari pemerintah pusat. Survei lapangan direncanakan akan dilakukan setelah Lebaran 2026.

“Untuk tahun 2026, setelah Lebaran akan dilakukan survei oleh kementerian sesuai usulan. Kita akan mengajukan enam titik,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).

Enam lokasi yang diusulkan tersebar di wilayah pesisir strategis, yakni Kabupaten Kaur, Bengkulu Selatan, Seluma, Bengkulu Tengah hingga Mukomuko. Setiap lokasi diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp25 miliar.

Menurut Syafriandi, konsep KNMP dirancang sebagai kawasan terpadu yang menghubungkan seluruh rantai aktivitas perikanan, mulai dari penangkapan, pendaratan ikan, pengolahan hingga distribusi dalam satu sistem terintegrasi.

“Semua aktivitas nelayan akan terpusat di satu kawasan, sehingga lebih efisien dan mudah diakses,” jelasnya.

Untuk mendukung operasional kawasan tersebut, berbagai fasilitas akan dibangun, seperti cold storage, pabrik es, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN), hingga tempat pelelangan ikan yang terintegrasi. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah hasil tangkapan nelayan.

Program KNMP sendiri merupakan inisiatif pemerintah pusat dalam memperkuat ekosistem ekonomi pesisir. Melalui integrasi tersebut, distribusi hasil tangkap diharapkan lebih efisien, nilai jual meningkat, serta kesejahteraan nelayan dapat terdongkrak.

Sebelumnya, pada tahun 2025 pembangunan KNMP di Bengkulu telah dimulai di tiga lokasi. Dua di antaranya berada di Kabupaten Kaur dan Seluma yang telah rampung, sementara satu lokasi di Bengkulu Utara masih dalam tahap penyelesaian.

[wpforms id="149" title="true" description="true"]