Kepahiang — Warga Desa Tertik, Kecamatan Tebat Karai, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu, digemparkan oleh penemuan sesosok jenazah perempuan yang mengapung di aliran Sungai Musi, Minggu (11/1/2026).
Jenazah tersebut pertama kali terlihat mengapung dan tersangkut di sela-sela tumpukan kayu serta bambu di pinggiran sungai. Kondisinya nyaris tanpa busana, sehingga penemuan ini dengan cepat menyita perhatian warga sekitar. Puluhan warga memadati lokasi kejadian, namun tidak seorang pun berani melakukan evakuasi sebelum petugas berwenang tiba di tempat kejadian perkara (TKP).
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepahiang, Hendra, ST, melalui Kepala Bidang Penanggulangan Bencana dan Logistik, Intan Haerani, SP, membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut. Ia mengatakan pihaknya langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Benar, kami menerima laporan adanya penemuan mayat di Desa Tertik, Kecamatan Tebat Karai. Tim BPBD segera menuju ke lokasi untuk membantu proses evakuasi,” ujar Intan.
Aparat kepolisian juga telah berada di lokasi untuk melakukan pengamanan serta penyelidikan awal. Kapolres Kepahiang AKBP M. Faisal Pratama, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Tebat Karai Iptu Pipin Nurkholis, S.H., menyampaikan bahwa identitas jenazah perempuan tersebut hingga kini belum diketahui.
“Anggota kami sudah berada di TKP. Untuk sementara identitas korban belum dapat dipastikan dan masih menunggu proses identifikasi lebih lanjut,” jelas Pipin.
Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi jenazah masih berlangsung. Pihak kepolisian bersama instansi terkait terus melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas korban serta penyebab kematiannya.


