
Bengkulu – Kawasan Jembatan Kembar yang menghubungkan Kelurahan Rawa Makmur dan Kelurahan Kampung Kelawi kini bersiap berganti wajah. Lokasi yang selama ini dikenal kumuh dan menjadi tempat pembuangan sampah sembarangan itu akan disulap menjadi ruang publik yang indah, terang, dan modern.
Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi turun langsung ke lapangan dan menginstruksikan sejumlah langkah cepat untuk mempercantik kawasan tersebut. Ia menargetkan proses perombakan atau makeover jembatan rampung dalam waktu dekat.
“Nanti kita pasang CCTV dan lampu penerangan agar kawasan ini terang dan aman. Lampu-lampu itu bukan hanya untuk hiasan, tapi juga bermanfaat bagi masyarakat. Jembatan ini akan jadi tempat nongkrong, bukan lagi tempat orang buang sampah,” tegas Dedy saat meninjau lokasi, Rabu (5/11).
Proyek penataan melibatkan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dinas PUPR ditugaskan melakukan pengecatan ulang jembatan yang warnanya sudah pudar, sementara Dinas Perhubungan akan memasang lampu penerangan. Di sisi lain, lurah setempat diminta menggerakkan warga untuk membersihkan semak dan tumpukan sampah melalui kegiatan gotong royong yang sudah mulai dilakukan dan akan dilanjutkan akhir pekan ini.
Dedy juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga hasil penataan agar tetap bersih dan nyaman.
“Siapa lagi yang menjaga kota ini kalau bukan kita sendiri,” ujarnya.
Dengan kombinasi penerangan, elemen hias, dan pengawasan CCTV, kawasan Jembatan Kembar diharapkan segera bertransformasi menjadi area publik yang lebih aman, nyaman, dan estetik bagi warga Kota Bengkulu.






