back to top
Minggu, Februari 1, 2026
BerandaEkonomiInflasi Kota Bengkulu Sentuh 2,43 Persen

Inflasi Kota Bengkulu Sentuh 2,43 Persen

Bengkulu – Kota Bengkulu mengalami inflasi tahunan (year on year/y-on-y) sebesar 2,43 persen pada Desember 2025. Sementara inflasi bulanan (month to month/m-to-m) tercatat 0,44 persen dan inflasi sejak awal tahun (year to date/y-to-d) juga berada di angka 2,43 persen, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 108,93.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bengkulu, Iin Inayati, menyampaikan bahwa inflasi y-on-y dipicu oleh kenaikan harga pada sebagian besar kelompok pengeluaran. Kenaikan tertinggi terjadi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang naik 6,70 persen, disusul kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 9,52 persen.

Selain itu, kenaikan juga tercatat pada kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,95 persen, perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,39 persen, kesehatan 1,13 persen, transportasi 1,73 persen, informasi, komunikasi, dan jasa keuangan 0,11 persen, serta penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 1,04 persen.

Sementara itu, beberapa kelompok pengeluaran mengalami deflasi, di antaranya kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,45 persen, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 1,92 persen, serta kelompok pendidikan yang mengalami penurunan indeks hingga 8,31 persen.

Baca Juga:  Pemkot Bengkulu Kendalikan Inflasi Jelang Iduladha

Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang utama inflasi y-on-y dengan andil sebesar 1,93 persen. Komoditas yang dominan mendorong inflasi antara lain cabai merah, emas perhiasan, daging ayam ras, sigaret kretek mesin (SKM), dan ikan dencis. Adapun deflasi terbesar berasal dari kelompok pendidikan dengan andil 0,51 persen, dipengaruhi oleh penurunan harga Sekolah Menengah Atas, tomat, makanan hewan peliharaan, jengkol, dan kentang.

Untuk inflasi bulanan, kelompok makanan, minuman, dan tembakau juga menjadi penyumbang utama dengan andil 0,42 persen. Komoditas yang berpengaruh antara lain daging ayam ras, cabai merah, bawang merah, emas perhiasan, dan telur ayam ras. Sementara kelompok pakaian dan alas kaki mengalami deflasi sebesar 0,02 persen, dipengaruhi penurunan harga jengkol, celana jeans pria, kentang, popok bayi sekali pakai, dan kemeja katun pria.

Rilis data inflasi ini diikuti oleh Dinas Kominfo Kota Bengkulu, Bagian Perekonomian Setda Kota Bengkulu, jajaran statistisi BPS, serta media massa.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments

- Advertisment -

[wpforms id="149" title="true" description="true"]