Gerakan Pangan Murah Serentak Digelar di Bengkulu, Warga Antusias Berburu Sembako

0
2

Bengkulu – Program Gerakan Pangan Murah (GPM) 2026 digelar secara serentak di seluruh Indonesia oleh pemerintah bersama Kepolisian Republik Indonesia. Di Provinsi Bengkulu, kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Anton Soejarwo Polda Bengkulu, Jumat (13/3), dan disambut antusias oleh masyarakat yang memanfaatkan kesempatan untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Kegiatan ini dihadiri Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Bengkulu Bidang Perekonomian dan Pembangunan, RA Denni, yang mewakili Gubernur Bengkulu Helmi Hasan. Turut hadir pula unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Bengkulu sebagai bentuk dukungan bersama dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan, terutama selama bulan suci Ramadan hingga menjelang Idulfitri.

Gerakan Pangan Murah merupakan program nasional yang dilaksanakan oleh jajaran kepolisian mulai dari Mabes Polri hingga seluruh Polda dan Polres di Indonesia. Kegiatan ini diawali dengan rapat koordinasi nasional melalui zoom meeting bersama Kapolri yang diikuti oleh seluruh jajaran kepolisian di daerah.

RA Denni menyampaikan apresiasi kepada Polda Bengkulu atas pelaksanaan program tersebut karena dinilai sangat membantu masyarakat mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah.

“Melalui kegiatan ini masyarakat bisa memperoleh bahan pokok seperti beras dengan harga yang lebih terjangkau. Ini tentu sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan selama Ramadan hingga menjelang Lebaran,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolda Bengkulu melalui Kepala Bidang Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Ichsan Nur menjelaskan bahwa Gerakan Pangan Murah 2026 merupakan kelanjutan dari program serupa yang telah dilaksanakan Polri pada tahun sebelumnya.

Menurutnya, program ini bertujuan membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga di bawah harga pasar, sekaligus mendukung distribusi stok pangan dari Bulog dan meringankan beban ekonomi masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah komoditas dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar. Di antaranya beras SPHP Bulog kemasan 5 kilogram dijual seharga Rp56.500, minyak goreng Rp14.500 per liter, serta gula pasir Rp17.000 per kilogram.

Ke depan, program Gerakan Pangan Murah direncanakan berlangsung selama satu tahun penuh dan akan diperluas hingga tingkat Polsek. Langkah ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat mengakses bahan pokok dengan harga terjangkau tanpa harus mengeluarkan biaya transportasi tambahan.