Bengkulu – Usai mengerahkan seluruh Kepala OPD untuk membantu warga terdampak gempa, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi langsung turun ke lapangan meninjau kondisi korban gempa bumi di Kelurahan Betungan, tepatnya di kawasan Betungan Rafflesia Asri, Jumat siang (23/5/2025).
Masih mengenakan pakaian koko usai melaksanakan salat Jumat, Dedy tiba di lokasi dengan raut wajah penuh keprihatinan. Saat melihat langsung rumah warga yang runtuh, ia tak kuasa menahan air mata. Sambil menguatkan pemilik rumah, Dedy menyampaikan bahwa musibah ini adalah ujian dari Allah SWT, dan berharap warga tetap tabah menghadapi cobaan.
“Sebagai pemimpin, saya sangat prihatin. Namun saya ingin masyarakat tahu bahwa pemerintah hadir, bersama mereka, dan akan terus membantu,” ujar Dedy dengan penuh empati.
Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota didampingi jajaran Forkopimda, BMKG, BPBD Provinsi, BASARNAS, TNI, POLRI, Dinas Sosial, Tagana, Damkar, Dinas Kesehatan, serta BAZNAS Kota Bengkulu. Seluruh unsur tersebut bahu-membahu dalam upaya penanggulangan dampak gempa, termasuk pendirian dapur umum, distribusi bantuan darurat, serta layanan kesehatan.
Dedy mengungkapkan rasa syukur karena dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa maupun luka berat. “Alhamdulillah, semuanya sehat. Itu yang paling penting,” katanya.
Terkait tindak lanjut, Wali Kota menegaskan bahwa saat ini pemerintah sedang mendata kerusakan bangunan, baik yang berat, sedang, maupun ringan. Bantuan akan segera disalurkan sesuai klasifikasi kerusakan, dengan menggunakan anggaran tak terduga dari pemerintah kota dan provinsi.
“Setiap pemerintah daerah sudah memiliki alokasi dana bencana. InsyaAllah, kita akan salurkan bantuan sesuai prosedur,” jelasnya.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang kehilangan tempat tinggal, Dedy juga menawarkan Balai Merah Putih milik Pemerintah Kota Bengkulu sebagai tempat penampungan sementara bagi warga terdampak.
“Silakan gunakan Balai Merah Putih, kami siapkan untuk warga yang rumahnya rusak berat,” tambahnya.
Menutup pernyataannya, Dedy mengungkapkan bahwa pihak pengembang perumahan di kawasan Betungan juga telah menyatakan komitmennya untuk ikut membantu proses pemulihan bersama pemerintah kota dan stakeholder lainnya.
Diketahui, gempa bumi mengguncang wilayah Bengkulu pada Jumat dini hari (23/5/2025) pukul 02.52 WIB, dengan kekuatan magnitudo 6,3. Pusat gempa terletak di 43 km barat daya Bengkulu dengan kedalaman 10 km. Getaran kuat yang berlangsung cukup lama sempat membuat panik warga, terutama di kawasan padat permukiman.







