back to top
Rabu, Februari 11, 2026
BerandaKota BengkuluFestival Yo Botoi-Botoi Meriahkan Pasar Bengkulu, Wujud Gotong Royong Nelayan

Festival Yo Botoi-Botoi Meriahkan Pasar Bengkulu, Wujud Gotong Royong Nelayan

Semangat kebersamaan mewarnai kawasan Pasar Bengkulu saat ribuan warga, tokoh masyarakat, dan pejabat daerah tumpah ruah dalam kemeriahan Festival Yo Botoi-Botoi. Festival ini menjadi perayaan kearifan lokal yang mengangkat filosofi gotong royong masyarakat nelayan di Bumi Merah Putih.

Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, dalam sambutannya menegaskan bahwa Festival Yo Botoi-Botoi bukan sekadar hiburan, melainkan cerminan nilai budaya masyarakat pesisir yang telah diwariskan secara turun-temurun.

“Yo botoi-botoi menggambarkan kebersamaan masyarakat nelayan dalam saling membantu saat melaut. Ini adalah tradisi gotong royong yang melibatkan banyak orang dan patut kita jaga,” ujar Dedy.

Pada kesempatan tersebut, Dedy juga menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat hadir secara langsung lantaran harus mendampingi Gubernur Bengkulu dalam agenda kedinasan ke Jakarta. Meski demikian, ia memastikan dukungan penuh Pemerintah Kota Bengkulu agar Festival Yo Botoi-Botoi dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan menjadi agenda tahunan berskala lebih besar.

“Saya ingin sekali hadir, namun mohon maaf karena ada tugas mendampingi Pak Gubernur ke Jakarta. Terima kasih kepada seluruh panitia, nelayan, dan masyarakat yang telah menyukseskan kegiatan ini,” ujar Dedy melalui pesan suara yang disampaikan kepada peserta festival.

Baca Juga:  Pemkot Bengkulu Matangkan Launching Belungguk Point, Hadirkan Hiburan Rakyat Meriah

Menariknya, penyelenggaraan festival ini sepenuhnya didukung oleh kolaborasi sektor swasta dan masyarakat. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu, Nina Nurdin, mengungkapkan bahwa pendanaan kegiatan bersumber dari Corporate Social Responsibility (CSR) dan sponsor, tanpa menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

Beragam perlombaan dan atraksi budaya turut memeriahkan festival, di antaranya Tari Bukek Bersama yang melibatkan ratusan peserta, lomba hias kapal yang diikuti sedikitnya 80 nelayan dengan perahu berhias warna-warni kreatif, serta lomba memasak yang menampilkan kepiawaian ibu-ibu warga Bengkulu.

Selain itu, lomba mewarnai tingkat taman kanak-kanak se-Kota Bengkulu juga digelar sebagai upaya menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal sejak usia dini.

Pemerintah Kota Bengkulu menargetkan Festival Yo Botoi-Botoi dapat masuk ke dalam kalender agenda nasional di bawah naungan kementerian terkait, sehingga mampu menjadi daya tarik wisata unggulan daerah.

Didukung cuaca cerah setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada malam sebelumnya, Festival Yo Botoi-Botoi menjadi simbol optimisme bagi peningkatan kesejahteraan nelayan dan kemajuan pariwisata Kota Bengkulu.

Baca Juga:  Warga Sutra Residence Keluhkan Jalan Berlumpur Akibat Aktivitas Pengembang

“Tujuannya satu, bagaimana Kota Bengkulu semakin maju, warganya bahagia, dan nelayannya tersenyum,” tutup Dedy.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments

- Advertisment -

[wpforms id="149" title="true" description="true"]