Bengkulu – Menghadapi meningkatnya jumlah pengunjung selama libur Idul Fitri, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu mengambil langkah cepat untuk menjaga kebersihan, khususnya di kawasan wisata.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Kota Bengkulu, Afriyenita, mengatakan pihaknya telah menyiapkan strategi khusus dalam penanganan sampah, dengan fokus utama di titik-titik ramai seperti Pantai Panjang.
Menurutnya, DLH mengerahkan armada tambahan guna mempercepat proses pengangkutan sampah di lapangan. Sebanyak empat unit kendaraan operasional disiagakan, terdiri dari dua truk pengangkut sampah, satu unit mobil Panther, dan satu unit mobil Hilux.
“Kendaraan kecil seperti Hilux dan Panther kami gunakan untuk menjangkau area yang sulit dilalui truk besar, terutama saat lalu lintas padat di kawasan wisata,” jelas Afriyenita, Senin (23/3/2026).
Selain armada, DLH juga menyiagakan petugas kebersihan atau Pasukan Orange yang tetap bertugas selama masa libur Lebaran. Para petugas bekerja secara bergiliran untuk memastikan sampah tidak menumpuk, baik di jalan protokol maupun pusat keramaian.
Pantai Panjang sebagai ikon wisata Kota Bengkulu menjadi prioritas utama dalam upaya pembersihan selama libur panjang. DLH memastikan kawasan tersebut tetap bersih dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.
“Kami ingin pengunjung merasa nyaman saat berwisata di Bengkulu. Karena itu, kebersihan menjadi perhatian utama,” tambahnya.
DLH memperkirakan volume sampah akan meningkat signifikan selama perayaan Idul Fitri. Untuk itu, langkah antisipasi dilakukan sejak dini melalui peningkatan intensitas pengangkutan dan kesiapsiagaan petugas di lapangan.
Pemerintah Kota Bengkulu juga mengimbau masyarakat dan pelaku usaha di kawasan wisata agar turut menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan serta memanfaatkan fasilitas tempat sampah yang telah disediakan.
Upaya ini diharapkan mampu menjaga citra Kota Bengkulu sebagai destinasi wisata yang bersih dan nyaman selama momentum libur Lebaran.







