Jumat, Maret 20, 2026
Beranda Berita Dinkes Bengkulu Ingatkan Bahaya Vape di Kalangan Remaja

Dinkes Bengkulu Ingatkan Bahaya Vape di Kalangan Remaja

0
5

Bengkulu – Meningkatnya penggunaan rokok elektronik atau vape di kalangan remaja Kota Bengkulu menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu. Plt Kepala Dinas Kesehatan, Nelly Hartati, mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap dampak kesehatan akibat penggunaan vape, terutama di kalangan generasi muda.

Menurut Nelly, remaja saat ini menjadi target utama promosi berbagai produk rokok, baik konvensional maupun elektronik. Ia menegaskan pentingnya kesadaran generasi muda untuk bersikap bijak dan tidak mudah terpengaruh oleh tren yang berisiko terhadap kesehatan.

“Dari sisi medis, penggunaan vape tetap menimbulkan risiko bagi tubuh. Asap atau uap yang dihasilkan bisa memicu gangguan pada sistem pernapasan dan organ lainnya. Penelitian memang masih berjalan, namun secara umum tidak ada rokok yang aman, termasuk vape,” jelasnya, Selasa (21/10/25).

Dinkes Kota Bengkulu, kata Nelly, akan terus melakukan sosialisasi dan edukasi kesehatan kepada masyarakat sebagai bagian dari program Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dan upaya pencegahan penyakit tidak menular. Edukasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang bahaya jangka panjang penggunaan rokok elektronik.

Sementara itu, Rewangga, salah seorang pengguna vape di Kota Bengkulu, mengaku mengetahui isu terkait kandungan zat berbahaya dalam cairan vape, termasuk kemungkinan adanya narkotika. Meski demikian, ia masih menggunakan produk tersebut karena merasa lebih aman dibanding rokok biasa.

“Saya pernah dengar soal itu, tapi belum pernah merasakan efek aneh. Saya pakai merek terkenal yang dianggap aman,” ujarnya. Ia juga berharap pemerintah bersama BNN memperketat pengawasan terhadap peredaran cairan vape di pasaran.

[wpforms id="149" title="true" description="true"]