Bengkulu – Dalam rangka pengawasan dan pemantauan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah, Senator DPD RI Dapil Bengkulu, Apt Destita Khairilisani S.Farm., MSM, juga mengunjungi Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bengkulu, Senin (2/6). Kehadiran Senator Destita disambut langsung oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Arif Gunadi, beserta jajaran.
Dalam dialog yang berlangsung hangat, Arif Gunadi mengapresiasi kedatangan Senator Destita yang dinilainya menunjukkan kepedulian terhadap upaya pemenuhan kebutuhan pangan bergizi bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Ia menjelaskan Dinas Ketahanan Pangan Bengkulu telah mempersiapkan berbagai langkah untuk mendukung program nasional tersebut.
“Pertama, terima kasih ya kepada Mbak Destita, Senator DPD RI dari Bengkulu, yang sudah berkoordinasi dengan kita. Salah satu fungsi kita memang membantu mengakseskan program MBG, makan bergizi nasional, dan kami siap mendukung itu,” ujar Arif.
Sebagai langkah konkret, Dinas Ketahanan Pangan telah mengusulkan pembangunan 30 dapur umum MBG di Provinsi Bengkulu. Rencananya, setiap kabupaten/kota akan memiliki minimal tiga dapur umum, termasuk juga di tingkat provinsi.
“Kalau disetujui oleh Badan Gizi Rasional, nanti akan dibangun di masing-masing kabupaten/kota,” jelas Arif.
Arif juga menekankan pentingnya koordinasi lintas instansi untuk mendukung pelaksanaan program MBG. Terutama dalam hal pembangunan dapur bergizi dan penyediaan bahan pangannya.
“Kita koordinasi dengan instansi seperti Bapanas, BGN, dan SPPG. Karena membangun satu dapur umum saja biayanya miliaran, tetapi ini akan dibangun gratis oleh pemerintah pusat. Kita hanya menyiapkan areal yang dekat dengan sekolah-sekolah, karena targetnya 3.000 siswa per dapur umum,” imbuhnya.
Dalam kunjungan tersebut, Senator Destita juga menyoroti kesiapan pengawasan terhadap rantai pasok bahan pangan segar yang digunakan di dapur umum MBG. Arif menjelaskan jika Provinsi Bengkulu memiliki ketersediaan bahan pangan yang cukup, namun tetap memastikan pengawasan keamanan pangan.
“Untuk pengawasan pangan segar, terutama kandungan pestisidanya, sudah kita lakukan. Pernah dicoba di dapur umum milik Kodim, hasilnya aman, tidak ada yang melebihi ambang batas,” ungkap Arif.
Senator Destita Khairilisani menyatakan komitmennya untuk menyampaikan aspirasi ini ke tingkat pusat dan memastikan program MBG dapat berjalan dengan optimal di Provinsi Bengkulu. “Program ini sangat penting untuk generasi muda kita, dan kita harus pastikan standar keamanan pangan terpenuhi. Saya akan kawal agar semua kebutuhan daerah terkait program MBG dapat terpenuhi,” tegas Destita.
Destita menegaskan kunjungan kerja ini menjadi bagian dari upaya pengawasan DPD RI agar program MBG berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.


