Kamis, Maret 19, 2026
Beranda Kota Bengkulu Darurat Gangster, Walikota Bengkulu Kumpulkan Seluruh Kepala Sekolah Bahas Penanganan

Darurat Gangster, Walikota Bengkulu Kumpulkan Seluruh Kepala Sekolah Bahas Penanganan

0
3

Bengkulu – Maraknya aksi kekerasan yang dilakukan oleh kelompok gangster di Kota Bengkulu, yang mayoritas melibatkan pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP), mendapat perhatian serius dari Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi.

Sebagai langkah cepat, Wali Kota akan mengumpulkan seluruh kepala sekolah tingkat SD dan SMP se-Kota Bengkulu untuk memberikan arahan khusus terkait upaya pencegahan kenakalan remaja yang semakin meresahkan.

“Saya minta semua kepala sekolah benar-benar memberi perhatian kepada anak-anak. Ajarkan moral, budi pekerti, dan tanamkan kesadaran bahwa mereka punya masa depan. Masa iya anak SMP sampai berani menyerang petugas parkir, dan itu terjadi di lingkungan Rumah Sakit TNI. Ini sudah di luar logika,” ujar Dedy dengan nada prihatin, Senin (28/7/2025).

Ia menegaskan, anak-anak usia sekolah dasar hingga menengah pertama berada dalam kewenangan Pemerintah Kota, sehingga tanggung jawab dalam membina dan melindungi mereka tidak bisa ditunda lagi.

Dedy menilai pendidikan moral dan budi pekerti adalah kunci dalam membentuk karakter dan mencegah keterlibatan remaja dalam aksi kekerasan maupun gangsterisme.

Beberapa manfaat utama dari pendidikan moral dan budi pekerti di antaranya:

1. Membentuk Karakter

Menanamkan nilai-nilai integritas, tanggung jawab, dan kejujuran sejak dini.

2. Mengembangkan Empati

Menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, mencegah tindakan yang merugikan orang lain.

3. Meningkatkan Kesadaran Hukum dan Sosial

Membantu anak memahami norma dan aturan yang berlaku di masyarakat.

4. Mencegah Perilaku Menyimpang

Menghindarkan dari kekerasan, tawuran, dan tindakan kriminal.

5. Membangun Generasi Berkarakter

Menyiapkan anak-anak menjadi pribadi yang siap berkontribusi positif bagi masyarakat.

“Kita tidak bisa lagi membiarkan anak-anak tumbuh tanpa arahan moral yang kuat. Sekolah dan keluarga harus berjalan seiring untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tapi juga berakhlak,” tegas Dedy.

Pemkot Bengkulu berharap pertemuan dengan seluruh kepala sekolah nanti akan melahirkan langkah-langkah strategis dan konkret untuk mencegah semakin berkembangnya kelompok gangster di kalangan pelajar.

 

[wpforms id="149" title="true" description="true"]