Bengkulu – Kabar gembira bagi pelancong dan warga Bengkulu. Destinasi legendaris Danau Dendam Tak Sudah dipastikan masuk dalam program pembangunan prioritas Kementerian Pariwisata RI dan ditargetkan mulai digarap tahun ini.
Danau yang berada di Kecamatan Singaran Pati ini memiliki luas sekitar 68 hektare dan dikenal sebagai salah satu kawasan ekologis penting di Kota Bengkulu. Selama ini potensinya dinilai besar, namun belum tergarap maksimal.
Melalui dukungan pemerintah pusat, kawasan danau akan ditata ulang menjadi destinasi wisata yang lebih tertata, nyaman, dan modern tanpa mengabaikan aspek kelestarian lingkungan. Penataan mencakup pembenahan infrastruktur, fasilitas pendukung wisata, serta penguatan daya tarik kawasan.
Proyek pengembangan ini merupakan kolaborasi antara Kementerian Pariwisata dan Pemerintah Provinsi Bengkulu. Setelah proses pembangunan rampung, pengelolaan kawasan akan diserahkan kepada Dinas Pariwisata Kota Bengkulu.
Pengembangan Danau Dendam Tak Sudah juga diproyeksikan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Selain membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM, proyek ini diharapkan menciptakan lapangan kerja baru.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu, Nina Nurdin, optimistis penataan ini akan mengangkat Danau Dendam Tak Sudah menjadi ikon wisata unggulan yang mampu bersaing di tingkat nasional.
“Insyaallah realisasinya mulai tahun ini. Jika sudah diserahkan kepada kami, akan kami kelola semaksimal mungkin agar benar-benar menjadi destinasi unggulan,” ujar Nina, Sabtu (28/2/2026).
Dengan rencana pengembangan tersebut, masyarakat diharapkan segera dapat menyaksikan wajah baru Danau Dendam Tak Sudah yang lebih tertata dan menarik sebagai kebanggaan Kota Bengkulu.


