Selasa, April 7, 2026
Beranda Berita Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Longsor di Bengkulu, Gubernur Instruksikan Penanganan Cepat

Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Longsor di Bengkulu, Gubernur Instruksikan Penanganan Cepat

0
5

Bengkulu – Cuaca ekstrem yang melanda Provinsi Bengkulu memicu bencana banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung di sejumlah wilayah. Berdasarkan pembaruan terbaru pada Selasa pagi, bencana dilaporkan terjadi di Kabupaten Lebong, Rejang Lebong, Kepahiang, Bengkulu Tengah, Seluma, hingga Kota Bengkulu, dengan kondisi terparah berada di Kabupaten Lebong.

Situasi ini mendapat perhatian serius dari Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, yang menegaskan perlunya langkah konkret dalam penanganan tanggap darurat bencana.

Dalam rapat koordinasi secara daring bersama pemerintah daerah, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bengkulu, serta pihak terkait pada Selasa pagi (7/4), Gubernur Helmi menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk memastikan kesiapan peralatan penanganan bencana, terutama perahu karet.

Selain itu, ia menekankan pentingnya ketersediaan kebutuhan pokok bagi masyarakat terdampak, khususnya selama masa tanggap darurat.

“Kebutuhan pokok tidak boleh terputus penyalurannya. Selain dari Dinas Sosial, Baznas, dapur umum, ataupun pihak lain, sedekah nasi bungkus dari ASN harus dimaksimalkan dan disalurkan kepada para korban,” ujar Helmi Hasan.

Baca Juga:  Polda Riau Kirim 6 Truk Bantuan, 290 Personel & 36 Psikolog ke Aceh–Sumut–Sumbar Solidaritas Tanpa Batas

Gubernur juga menyoroti kondisi saluran air di sejumlah daerah yang dinilai perlu mendapat perhatian serius dan berkelanjutan.

“Normalisasi saluran air harus dimaksimalkan, tidak hanya saat terjadi bencana. Jika saluran terjaga, tentu tidak akan terjadi penyumbatan. Faktanya, pemeliharaan drainase sudah lama tidak dilakukan. Memang terjadi efisiensi, namun yang perlu diingat, Indonesia dikenal dengan semangat gotong royong. Misalnya melalui kegiatan Jumat Bersih, kita membersihkan saluran besar dan kecil,” paparnya.

Untuk itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Bengkulu diminta segera melakukan langkah penanganan, termasuk memperbaiki infrastruktur yang terdampak.

“Saya mendapat informasi bahwa jembatan di Kabupaten Seluma yang baru dibangun kembali rusak akibat banjir. Mohon segera dicek dan ditangani,” tegasnya.

Sementara itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan diminta segera mendata fasilitas pendidikan serta jumlah siswa yang terdampak bencana.

Instruksi gubernur tersebut langsung ditindaklanjuti melalui rapat lanjutan yang dipimpin Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Khairil Anwar, bersama Ketua Baznas Provinsi Bengkulu, Romli bin Ronan, serta pihak terkait lainnya.

Baca Juga:  Hari ini BBM di Bengkulu Resmi Turun

[wpforms id="149" title="true" description="true"]