Kamis, Maret 19, 2026
Beranda Bengkulu Bengkulu Tengah Bupati Bengkulu Tengah Resmikan Diklat GP Ansor–Banser Angkatan I

Bupati Bengkulu Tengah Resmikan Diklat GP Ansor–Banser Angkatan I

0
14

Bengkulu Tengah – Bupati Bengkulu Tengah, Drs. Rachmat Riyanto, S.T., M.AP., meresmikan Pendidikan dan Pelatihan Terpadu Dasar (Diklat Terpadu Dasar) GP Ansor–Banser Angkatan ke-I yang diselenggarakan Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor dan Satkoryon Banser Kecamatan Pondok Kelapa. Kegiatan berlangsung di Balai Desa Sri Kuncoro, Jumat (26/12/2025).

Diklat ini menjadi langkah awal dalam membentuk kader GP Ansor dan Banser yang berkarakter, berwawasan kebangsaan, serta memiliki kepedulian sosial terhadap masyarakat dan daerah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Bengkulu Tengah Arsyad Hamzah, S.E., Kapolsek Pondok Kelapa, sejumlah kepala OPD, Kepala Kantor Kementerian Agama Bengkulu Tengah, perwakilan Pimpinan Wilayah GP Ansor Provinsi Bengkulu, Pimpinan Cabang GP Ansor Bengkulu Tengah, Camat Pondok Kelapa, Kepala Desa Sri Kuncoro, tokoh agama, serta undangan lainnya.

Ketua PAC GP Ansor Pondok Kelapa, Darmono, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga kegiatan diklat dapat terlaksana dengan baik. Ia menegaskan kegiatan ini merupakan ikhtiar bersama dalam menyiapkan kader Ansor dan Banser yang siap mengabdi.

Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Bengkulu Tengah, Nanang Safrudin, menjelaskan bahwa Diklat Terpadu Dasar merupakan gerbang awal bagi kader untuk memahami nilai-nilai ke-NU-an, ke-Ansor-an, dan ke-Banser-an. Peserta diklat berasal dari berbagai desa di wilayah Bengkulu Tengah.

Dalam arahannya, Bupati Rachmat Riyanto mengapresiasi konsistensi GP Ansor dan Banser dalam melaksanakan kaderisasi secara berkelanjutan. Menurutnya, pengkaderan yang dilakukan bukan sekadar seremonial, melainkan upaya nyata dalam menyiapkan generasi muda yang tangguh dan berintegritas.

“Ansor adalah organisasi yang aktif melakukan pelatihan dan pengkaderan. Di era sekarang, kader harus dipersiapkan sesuai perkembangan zaman. Pelatihan ini memang berat, tetapi hasilnya akan memberikan dampak positif bagi para kader,” ujar Bupati.

Bupati juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti diklat dengan sungguh-sungguh demi melahirkan kader Ansor dan Banser yang berkualitas serta memiliki komitmen kebangsaan. Ia menekankan pentingnya menjaga kebhinekaan demi mewujudkan Bengkulu Tengah yang maju dan sejahtera.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa sebagai wujud kepedulian sosial serta sinergi antara GP Ansor–Banser dan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah.

[wpforms id="149" title="true" description="true"]