Jakarta – Rokok elektronik (vape) mengandung etomidate yang dapat membuat penggunaannya menjadi seperti zombie marak beredar di Singapura dan Malaysia kini telah masuk ke Indonesia
Merespon hal itu, Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago mendesak Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) agar segera merespon cepat merazia masuknya barang telarang itu.
“Yang pertama tentu kami akan sampaikan pada BPOM terkait izin edar ataupun razia jika ilegal import,” kata Irma, Senin (11/8/2025).
Selain BPOM, politikus NasDem juga meminta agar Polri bersama imigrasi serta pihak-pihak terkait agar segera melakukan penyitaan barang-barang ilegal tersebut.
“Kedua tentu BPOM harus bekerjasama dengan aparat (Kepolisian dan Imigrasi , Syahbandar atau KPLP) dalam rangka penyitaan barang-barang ilegal tersebut,” ujar anggota BURT DPR ini.
Lebih lanjut, Irma yang juga legislator dapil Sumsel ini pun berharap tentu peran
para orang tua hrs lebih waspada pada anak-anaknya agar tidak mengkonsumsi rokok electronic (vape) tersebut.
Sebelumnya diberitakan, Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kepulauan Riau (Kepri) mewaspadai peredaran rokok elektronik (vape) mengandung etomidate dimana penggunaannya bisa membuat seseorang menjadi seperti zombie.
Direktur Resnarkoba Polda Kepri Kombes Pol. Anggoro Wicaksono mengatakan pihaknya menemukan adanya peredaran rokok elektronik “zombie” tersebut di wilayah hukum Kepri.
“Tentu kami waspada dengan masuknya vape etomidate ini, tapi sepanjang kami melakukan pengamatan belum ditemukan vape zombie ini beredar di Kepri,” kata Anggoro.

Berita Terbaru
Meutya Hafid Ingatkan AI Jangan Menyeragamkan Keragaman Indonesia
Ulama Ponpes Al-Mukmin Ngruki Ajak Semua Pihak Jaga Kedamaian dan Kondusivitas Masyarakat
Hadiri Hari Bhakti Pendamping Desa di Bengkulu Utara, Ketua Baznas Yulkamra Salurkan 150 Paket Sembako dan 100 Amplop Santunan Dhuafa
Ketua Forum Komunikasi Nusantara Apresiasi Pengungkapan DPO Kasus Penembakan Karyawan PT Freeport Indonesia di Mimika
Ustadz Abdul Somad Kunjungi Bengkulu Utara, Bupati Arie Paparkan Program Pendidikan Gratis dan Santunan Anak Yatim
Madu Ponpes Nurul Qur’an Lebong Dapat Apresiasi Menteri Agama di IES 2026