Kamis, Maret 19, 2026
Beranda Bengkulu BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Bengkulu hingga 2 Januari 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Bengkulu hingga 2 Januari 2026

0
20

Bengkulu – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Provinsi Bengkulu. Peringatan ini berlaku selama periode 31 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III Fatmawati Soekarno Bengkulu, Tri Widiarto, menjelaskan bahwa peringatan dini tersebut dikeluarkan menyusul adanya perkembangan signifikan dinamika atmosfer yang berpotensi meningkatkan curah hujan di wilayah Bengkulu.

“BMKG mengidentifikasi adanya pengaruh bibit Siklon Tropis 90S yang terbentuk di Samudra Hindia barat daya Lampung. Kondisi ini berdampak pada peningkatan pembentukan awan hujan di wilayah Bengkulu,” ujar Tri dalam keterangan resminya, Rabu (31/12/2025).

Berdasarkan hasil analisis BMKG, bibit Siklon Tropis 90S mulai terpantau sejak 29 Desember 2025. Hingga 30 Desember 2025, pusat sirkulasinya masih berada di Samudra Hindia barat daya Lampung dengan kecepatan angin maksimum mencapai 20 knot atau sekitar 37 kilometer per jam. Kondisi tersebut diperkuat oleh suhu muka laut yang hangat, kelembapan udara yang tinggi, serta dinamika atmosfer lain yang mendukung peningkatan curah hujan.

BMKG memprediksi wilayah Bengkulu akan menerima suplai uap air tambahan yang berpotensi meningkatkan pembentukan awan hujan, terutama di kawasan pantai barat Bengkulu.

Adapun wilayah yang berpotensi terdampak hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang meliputi Kabupaten Mukomuko, Bengkulu Utara dan Pulau Enggano, Lebong, Rejang Lebong, Kepahiang, Bengkulu Tengah, Kota Bengkulu, Seluma, Bengkulu Selatan, serta Kabupaten Kaur.

Selain potensi hujan lebat, BMKG juga mengingatkan adanya potensi gelombang laut sedang di perairan Bengkulu dengan ketinggian antara 1,25 hingga 2,5 meter.

Menyikapi kondisi tersebut, BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, serta pohon tumbang. Masyarakat diminta tetap tenang namun waspada, serta melakukan langkah antisipatif agar aktivitas sehari-hari tetap berjalan aman.

BMKG Bengkulu juga mengajak masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi, seperti aplikasi InfoBMKG, media sosial resmi BMKG, serta layanan call center Stasiun Meteorologi Fatmawati Soekarno Bengkulu. Masyarakat diimbau tidak mudah mempercayai informasi cuaca dari sumber yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

[wpforms id="149" title="true" description="true"]