Bengkulu – Pelayanan Kontrasepsi Awal Tahun 2026 melalui kegiatan PANTAU KB (Pelayanan Kontrasepsi Awal Tahun untuk Penggarapan Unmet Need KB) digelar di Kelurahan Kampung Bali, Senin (9/2/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Kantor Lurah Kampung Bali ini menjadi langkah awal penguatan layanan keluarga berencana (KB) di awal tahun, dengan fokus menjangkau pasangan usia subur (PUS) yang masih masuk kategori unmet need.
Pelayanan kontrasepsi dilaksanakan langsung oleh tenaga kesehatan Puskesmas Kampung Bali. Selain pelayanan, dilakukan pula pendataan hasil layanan sebagai bagian dari penguatan basis data program KB di lapangan.
Kegiatan ini dihadiri jajaran Ketua Tim Kerja 1 Akses dan Kualitas Pelayanan KB serta Kesehatan Reproduksi Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, Kepala Bidang KB/K3 Dinas P3AP2KB Kota Bengkulu, serta aparatur Kelurahan Kampung Bali.
Pada hari pertama pelaksanaan pelayanan KB serentak tersebut, capaian layanan tercatat sebanyak delapan akseptor. Rinciannya, satu akseptor bongkar pasang implan, dua akseptor pemasangan implan, tiga akseptor suntik KB, dan dua akseptor pil KB.
Melalui kegiatan PANTAU KB ini, diharapkan cakupan kepesertaan ber-KB di Kota Bengkulu semakin meningkat, angka unmet need dapat ditekan, serta target program KB dapat tercapai. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata sinergi antara Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, dan pemerintah kelurahan dalam mendekatkan layanan KB kepada masyarakat.


