Bengkulu – Proyek pembangunan kawasan Belungguk Point di Jalan S. Parman terus menunjukkan progres signifikan. Selain peningkatan konstruksi fisik, tahap pekerjaan kini berfokus pada instalasi pencahayaan yang menjadi elemen utama keindahan kawasan tersebut.
Belungguk Point digagas Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi sebagai “Malioboro-nya Bengkulu”, ruang publik baru yang mengedepankan estetika, kenyamanan, dan daya tarik wisata. Konsep itu mulai tampak nyata dengan pemasangan lampu-lampu dekoratif yang memperkuat karakter visual kawasan.
Salah satu instalasi yang tengah dipasang ialah lampu round pendant berbentuk bulan. Lampu ini tidak hanya menjadi sumber pencahayaan, tetapi juga ikon estetis yang memperkaya atmosfer Belungguk Point sebagai ruang publik modern.
Kepala Bidang Sarana Dinas Perhubungan Kota Bengkulu, Soni Risdianto, menyampaikan bahwa pemasangan dilakukan dalam jumlah besar untuk memastikan kawasan memiliki pencahayaan optimal.
“Kami memasang sebanyak 42 segmen. Satu segmen terdiri dari 12 lampu, jadi total sekitar 504 lampu yang menerangi Belungguk Point. Itu belum termasuk lampu taman,” jelas Soni, Senin (17/11).
Dengan lebih dari 500 titik cahaya yang akan memancar saat malam hari, Belungguk Point diproyeksikan menjadi salah satu destinasi favorit warga. Kawasan ini tidak hanya menawarkan ruang tongkrongan baru, tetapi juga menghadirkan pengalaman visual yang indah dan menciptakan wajah kota yang lebih hidup dan modern.


