Bengkulu – PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu resmi memulai rangkaian kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dalam Program Injourney Airports Cerdaskan Bangsa. Program ini berkolaborasi dengan Onshool Indonesia dalam agenda pemilihan Duta Kreator 2025/2026, yang digelar mulai Rabu, 9 Juli 2025.
General Manager Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu, Muhamad Haekal, menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk mendukung generasi muda menjadi kreator digital yang mandiri, inovatif, dan mampu berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal.
“Kegiatan ini kami dukung untuk mendorong lahirnya kreator muda yang tidak hanya piawai membuat konten, tetapi juga mampu mempromosikan produk daerah, melestarikan kearifan lokal, serta membangun ekosistem digital yang inklusif, berkelanjutan, dan kolaboratif,” ujar Haekal.
Rangkaian kegiatan berlangsung selama dua hari di lingkungan Bandara Fatmawati Soekarno dan satu hari di Balai Semarak Bengkulu.
Pembukaan Duta Kreator 2025 terlaksana di Gedung A Bandara Fatmawati Soekarno dan diikuti oleh 54 finalis dari berbagai kabupaten di Provinsi Bengkulu. Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan Imam Wuryanto, Perwakilan Direktorat Konten Digital Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf), Yosia Yodan selaku Ketua Umum BPD HIPMI Provinsi Bengkulu, serta berbagai perwakilan OPD di lingkup Pemerintah Provinsi Bengkulu.
Pemilihan Duta Kreator 2025 meliput sesi pelatihan, mentoring, dan malam puncak, yang menjadi wadah pembentukan kreator digital yang tak hanya viral, tapi juga berdampak bagi masyarakat.
Haekal berharap kehadiran Injourney Airports dapat terus memberikan kontribusi dalam misi besar mencerdaskan bangsa, terutama melalui pendekatan yang relevan dengan kebutuhan zaman.
“Kolaborasi antara sektor transportasi dan komunitas kreatif adalah bagian dari upaya strategis mendukung pengembangan talenta muda termasuk memajukan pariwisata Bengkulu di era digital,” demikian Haekal.







