Bengkulu – Memasuki puncak libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, kawasan wisata Pantai Panjang mulai dipadati pengunjung.
Untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif, Kapolda Bengkulu Mardiyono bersama Dirlantas Sudarno, Kapolresta Bengkulu Rahmad Hidayat, serta Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu Nina Nurdin melakukan peninjauan langsung pada H+3 Lebaran.
Peninjauan dilakukan di sepanjang kawasan pantai guna memastikan kesiapan personel di Pos Terpadu sekaligus memantau lonjakan kunjungan wisatawan.
Selain mengecek pos pengamanan, rombongan juga menyusuri area pantai dan menyapa langsung masyarakat yang tengah berlibur.
Kapolda Bengkulu menyampaikan, kehadiran aparat di lapangan bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung.
“Kami ingin memastikan masyarakat dapat menikmati libur Lebaran dengan aman. Kehadiran personel juga untuk mengingatkan agar tetap waspada selama beraktivitas di kawasan wisata,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolresta Bengkulu mengingatkan pengunjung, khususnya orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak. Ia juga menegaskan larangan mandi di area laut yang rawan.
“Kondisi ombak di Pantai Panjang tidak menentu. Kami imbau pengunjung tidak mandi di laut demi keselamatan,” tegasnya.
Dari sisi pengelolaan, Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu menyebut pihaknya telah melakukan koordinasi lintas sektor untuk menjaga kebersihan serta ketertiban pedagang selama masa libur.
“Kami bersinergi dengan berbagai pihak untuk pengaturan parkir dan kebersihan, sehingga pengunjung merasa nyaman,” jelasnya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, arus lalu lintas menuju kawasan pantai mengalami peningkatan signifikan. Personel gabungan dari kepolisian, Dinas Perhubungan, dan BPBD disiagakan di sejumlah titik untuk mengantisipasi kemacetan di akses masuk kawasan wisata.






