Jakarta – Ketua Umum Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia Perjuangan (APKLI-P), dr. Ali Mahsun ATMO M. Biomed., menyerukan kepada seluruh jajaran pengurus dan pelaku UMKM di tanah air untuk bersama-sama menjaga stabilitas nasional di tengah situasi unjuk rasa yang masih berlangsung di berbagai daerah, termasuk di Jakarta.
Unjuk rasa tersebut telah menimbulkan korban jiwa, di antaranya seorang driver ojek online bernama Affan Kurniawan yang terlindas kendaraan taktis Brimob Polri, serta tiga korban meninggal akibat terbakarnya Gedung DPRD Provinsi Sulawesi Selatan. Selain itu, kerusuhan dan aksi penjarahan juga dilaporkan terjadi di beberapa wilayah.
“Sebagai Ketua Umum APKLI-P, saya mengeluarkan lima instruksi kepada pengurus dan PKL UMKM di seluruh Indonesia untuk menjaga stabilitas nasional dan memperkokoh persatuan Indonesia. Hal ini sesuai amanah Presiden Prabowo Subianto,” tegas Ali Mahsun di Jakarta, Senin (1/9/2025).
Instruksi yang dimaksud meliputi:
-
Menjaga stabilitas dan kondusivitas di wilayah masing-masing.
-
Tidak mudah terprovokasi pihak mana pun yang berpotensi mengganggu persatuan bangsa.
-
Mengajak seluruh PKL dan pelaku UMKM untuk tetap fokus berdagang, mencari rezeki halal, menjaga barang dagangan, serta tidak melakukan tindakan merugikan orang lain.
-
Mempercayakan penyelesaian situasi nasional kepada pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
-
Memanjatkan doa bersama agar Indonesia segera kembali kondusif, stabil, dan mampu melanjutkan pembangunan menuju keadilan serta kesejahteraan rakyat.
Lebih lanjut, Ali Mahsun yang juga dikenal sebagai ahli imunologi lulusan FK Unibraw Malang dan FKUI Jakarta ini menyampaikan, pihaknya akan menggelar kegiatan doa bersama bertajuk “Do’a Nusantara Kawulo Alit Untuk Keselamatan Indonesia” pada Kamis (4/9/2025) di Danau Cincing, Jakarta Utara. Acara bertema “Perkokoh Persatuan Indonesia” itu akan dihadiri jajaran pengurus APKLI-P, pelaku UMKM, ojol, generasi muda, serta pimpinan organisasi usaha dan ekonomi rakyat.







