Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu terus menindaklanjuti hasil kunjungan Wakil Presiden Republik Indonesia ke Bengkulu, khususnya terkait permasalahan pendangkalan alur Pelabuhan Pulau Baai dan percepatan pembangunan di Pulau Enggano.
Dalam rapat yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa (15/7), Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, menyampaikan bahwa alur Pelabuhan Pulau Baai kini telah kembali normal.
“Saat ini kapal sudah bisa masuk dan keluar pelabuhan dengan lancar. Bahkan, kapal-kapal juga sudah dapat bersandar seperti biasa,” ujar Herwan Antoni.
Ia menjelaskan, normalisasi ini merupakan tindak lanjut atas Instruksi Presiden yang direspons cepat oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui pembentukan satuan tugas (satgas) khusus penanganan pendangkalan alur.
Selain fokus pada infrastruktur pelabuhan, Pemerintah Provinsi Bengkulu juga menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat di Pulau Enggano. Bantuan logistik dan perlengkapan pendidikan telah disalurkan untuk mendukung anak-anak sekolah di pulau terluar tersebut.
“Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Enggano dan mendukung percepatan pembangunan di sana,” tambah Herwan.
Dengan berbagai langkah konkret yang dilakukan, Pemerintah Provinsi Bengkulu optimistis permasalahan alur Pelabuhan Pulau Baai akan tertangani secara berkelanjutan, dan pembangunan Pulau Enggano dapat berjalan lebih cepat dan merata.

Berita Terbaru
Jepang Perketat Syarat Izin Tinggal, Skrining TBC Jadi Kewajiban WNI
160 Mitra Dapur MBG Bengkulu Protes Kebijakan BGN, Siapkan Aksi 10 November Jika Tak Dipenuhi
Astronom Temukan Planet Diduga Kaya Karbon di Angkasa, Dijuluki Planet Berlian
25 Atlet Seluma Ikuti POPDA Bengkulu 2026, Turun di Lima Cabor
Desa Bukit Peninjauan II Dinilai sebagai Percontohan Desa Antikorupsi 2026
Baznas Bengkulu Salurkan Kursi Roda untuk Lansia 58 Tahun di Seluma