Bengkulu – Progres penataan kawasan wisata pantai panjang hampir mendekati finish, setidaknya di bagian zona 1 sudah dilakukan penataan hingga pembersihan dari pondok-pondok liar pedagang.
Rencananya Jumat nanti (13/6) akan kembali digelar gotong royong di pantai panjang melibatkan TNI dan Polri. Pada kegiatan itu nanti Pemkot Bengkulu akan membersihkan pantai dari bekas puing puing pondok/warung pedagang yang sudah dibongkar.
“Terkait pantai panjang, hari Jumat nanti kita gotong royong dengan Pollda, TNI termasuk dari Lanal semuanya bergabung. Jadi kita akan bersihkan dari puing puing kemarin kemudian kita juga akan pasang lampu biar terang benderang. Selanjutnya kita mulai menata zona dua. Untuk zona satu sudah, zona dua lagi kita tata,” ujar Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi.
Dedy menyampaikan bahwa di pantai panjang itu bukan tidak boleh jualan, namun yang harus diperhatikan spot spotnya. Karena kata Dedy ada wilayah yang boleh jualan, ada wilayah yang betul betul free alias dikhususkan untuk pengunjung.
“Karena ada warga kita yang datang hanya ingin menikmati alam bisa datang ke pantai tanpa harus bayar ini bayar itu. Kalau selama ini kan duduk sebentar bayar, misalnya parkir, kemudian harus belanja. Jadi kita ingin ada ruang yang betul-betul bebas untuk pengunjung menikmati keindahan alam di pantai panjang,” demikian Dedy.

Berita Terbaru
Walikota Dedy Wahyudi Lepas 64 Atlet Kota Bengkulu ke POPDA 2026
Walikota Dedy Wahyudi Siapkan Larangan ASN Gunakan Vape di Lingkungan Pemkot Bengkulu
Opini Gede Pasek Suardika: Sadapan dan Kekuasaan
Jepang Perketat Syarat Izin Tinggal, Skrining TBC Jadi Kewajiban WNI
160 Mitra Dapur MBG Bengkulu Protes Kebijakan BGN, Siapkan Aksi 10 November Jika Tak Dipenuhi
Astronom Temukan Planet Diduga Kaya Karbon di Angkasa, Dijuluki Planet Berlian