Bengkulu – Guna mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemerintah Provinsi Bengkulu membentuk Satuan Tugas (Satgas) Optimalisasi PAD Provinsi Bengkulu, bertempat di Balai Raya Semarak, Senin (2/6).
Satgas Optimalisasi PAD Provinsi Bengkulu ini meliputi para Aparat Penegak Hukum (APH), Forkopimda dan ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu yang secara langsung dikukuhkan oleh Wakil Gubernur Bengkulu, Mian.
Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, dalam sambutannya melalui zoom meting menegaskan, Satgas Optimalisasi PAD Pemerintah Provinsi Bengkulu ini nantinya akan berkalaborasi untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi daerah sebesar 8% yang diminta oleh Pak Presiden Prabowo Subianto.
“Bapak Prabowo Subianto bertekad menginginkan pertumbuhan ekonomi 8%, maka Pemerintah Provinsi Bengkulu bertekad bulad dan bersungguh-sungguh menjadi Provinsi yang pertama menembus angka itu,” kata Helmi
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi dapat dilakukan oleh Provinsi Bengkulu apabila dalam pemanfaatan aset daerah yang dilakukan secara optimal.
Sehingga, lanjut Helmi, pemanfaatan aset daerah yang optimal dan terciptanya PAD yang besar nantinya juga dapat mewujudkan visi/misi Helmi-Mian dalam membantu rakyat.
“Pemerintah Provinsi Bengkulu menyadari bahwa aset pendapatan adalah suatu hal yang sangat penting untuk bantu rakyat. Dimana-mana masyarakat menginginkan jalan mulus karena hampir 70% jalan provinsi yang rusak belum dapat perhatian,” ujarnya.

Berita Terbaru
Polda Bengkulu Tuntaskan Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Pengangkatan Pegawai Non-ASN RSKJ Soeprapto, Dua Tersangka Diserahkan ke Kejaksaan
Ekspor Bengkulu Januari-September 2026 Turun 16,61 Persen
490 Atlet Pelajar Ikuti POPDA Bengkulu 2026, Lima Cabor Dipertandingkan
Rapat BULD, Senator Destita Ikuti Pembahasan Penyelesaian RTRW Provinsi Riau
Satgas MBG Bengkulu Sidak Dapur Dini Hari, Sampel Diuji BPOM
Mulai Desember, Pengiriman CPO Wajib Berlabel Asal Bengkulu