Bengkulu – Pemerintah Kota Bengkulu berencana menaikkan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi lurah dan camat sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras mereka dalam melayani masyarakat. Rencana ini disampaikan langsung oleh Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi.
Dedy menegaskan bahwa lurah dan camat adalah ujung tombak pemerintahan yang harus selalu siap siaga 24 jam, baik dalam situasi suka maupun duka. Mereka dituntut hadir dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan dan memberikan pelayanan prima kapan saja dibutuhkan.
“Ini bentuk penghormatan kita kepada lurah dan camat. Tapi tentu, syaratnya adalah kerja harus maksimal,” kata Dedy, Senin (20/5/25).
Menurutnya, penghargaan tersebut diberikan dengan mempertimbangkan beban kerja yang berat dan kedekatan lurah serta camat dengan masyarakat. Mereka kerap hadir dalam peristiwa penting warga, mulai dari pernikahan hingga kedukaan.
“Bayangkan, ketika warga meninggal, camat dan lurah harus hadir. Begitu pula ketika ada warga menikah. Mereka tak kenal waktu. Maka wajar jika mereka mendapat apresiasi,” lanjutnya.
Dedy juga mengungkapkan bahwa dirinya telah meminta Sekretaris Daerah untuk mengkaji secara teknis dan hukum rencana kenaikan TPP tersebut agar sesuai aturan.
“Saya harap bisa segera direalisasikan sesuai aturan yang berlaku. Kita ingin lurah dan camat lebih semangat agar seluruh program pemerintah bisa tercapai dengan baik,” ujarnya.
Rencana kenaikan TPP ini disambut antusias oleh para lurah dan camat di Kota Bengkulu. Mereka menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian Walikota Dedy dan berkomitmen untuk menyukseskan seluruh program Pemerintah Kota Bengkulu di bawah kepemimpinan Dedy–Ronny demi kebahagiaan masyarakat.

Berita Terbaru
Opini Gede Pasek Suardika: Sadapan dan Kekuasaan
Jepang Perketat Syarat Izin Tinggal, Skrining TBC Jadi Kewajiban WNI
160 Mitra Dapur MBG Bengkulu Protes Kebijakan BGN, Siapkan Aksi 10 November Jika Tak Dipenuhi
Astronom Temukan Planet Diduga Kaya Karbon di Angkasa, Dijuluki Planet Berlian
25 Atlet Seluma Ikuti POPDA Bengkulu 2026, Turun di Lima Cabor
Desa Bukit Peninjauan II Dinilai sebagai Percontohan Desa Antikorupsi 2026