Bengkulu – Gubernur Bengkulu Helmi Hasan memangkas secara signifikan anggaran iklan dan publikasi Pemerintah Provinsi Bengkulu, yang sebelumnya mencapai lebih dari Rp51 miliar. Kebijakan ini dilakukan sebagai bagian dari efisiensi anggaran dan pengalihan dana ke sektor yang lebih produktif.
“Dulu anggaran untuk publikasi di Pemprov Bengkulu terbesar Rp51 miliar lebih. Nah sekarang kita drop, potong, pangkas jadi dikurangi 89 persen,” kata Gubernur Helmi, Kamis (1/5).
Setelah terpilih kembali dalam Pilkada Serentak 2024, Helmi mengalihkan untuk pembangunan infrastruktur, khususnya perbaikan dan pembangunan jalan. “Anggarannya kita alihkan untuk membangun jalan. Jadi hanya sekitar 11 persen saja dari Rp51 miliar untuk publikasi,” ujarnya.
Meskipun anggaran publikasi dipangkas drastis, Helmi menegaskan saluran komunikasi dan informasi antara pemerintah dengan masyarakat justru semakin terbuka dan responsif. Ia mengandalkan media sosial seperti TikTok dan aplikasi WhatsApp untuk menerima kritik, saran, dan keluhan secara langsung dari warga.
Beberapa contoh penanganan cepat dari keluhan masyarakat yang masuk antara lain terkait pendangkalan alur Pelabuhan Pulau Baai, razia rambut siswa, harga komoditas pertanian yang rendah, hingga harga sawit yang tidak wajar.
“Setiap keluhan masyarakat bisa segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu,” tambahnya. Dengan pendekatan langsung dan transparan tersebut, Helmi berharap pemerintah daerah bisa semakin adaptif dan cepat dalam merespon kebutuhan masyarakat. (Red)

Berita Terbaru
Mulai Desember, Pengiriman CPO Wajib Berlabel Asal Bengkulu
Pasca Pengamanan Unjuk Rasa, Wakapolda Bengkulu Pimpin Aksi Bersih-Bersih: Wujud Kepedulian Polri terhadap Lingkungan
Petani Mukomuko Terima Combine Harvester, Biaya Panen Bisa Hemat Rp2,3 Juta per Hektare
Walikota Dedy Wahyudi Lepas 64 Atlet Kota Bengkulu ke POPDA 2026
Walikota Dedy Wahyudi Siapkan Larangan ASN Gunakan Vape di Lingkungan Pemkot Bengkulu
Opini Gede Pasek Suardika: Sadapan dan Kekuasaan