Bengkulu – Bank Bengkulu sukses menggelar acara Babe Grebek UMKM, yang diikuti oleh 50 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari berbagai sektor, di lantai 7 Gedung Utama, Senin (24/2). Acara ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara Bank Bengkulu dengan UMKM serta memberikan edukasi mengenai layanan perbankan yang dapat mendukung perkembangan usaha.
Acara dibuka secara resmi oleh Direktur Bisnis Bank Bengkulu, Iswahyudi. Dalam sambutannya, Ia menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta dan menekankan pentingnya kolaborasi antara perbankan dan UMKM dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Rangkaian acara dimulai dengan penyampaian materi mengenai kredit komersial oleh Danny Juanda, Kabag Bagian UMKM Divisi Kredit Komersial. Ia menjelaskan secara detail tentang prosedur, persyaratan, dan manfaat produk kredit yang dapat dimanfaatkan oleh UMKM. Peserta terlihat antusias mengikuti sesi ini, terutama saat membahas kemudahan akses pembiayaan.
Selanjutnya, Budi Srianto, Kepala Satuan Kerja Digital Banking, memaparkan materi tentang layanan digital banking. Ia menjelaskan bagaimana teknologi perbankan dapat memudahkan transaksi dan pengelolaan keuangan bagi UMKM.
Acara juga diisi dengan pengenalan profil usaha oleh beberapa pelaku UMKM yang hadir. Mereka membagikan pengalaman dan kisah sukses dalam mengembangkan usaha, yang menjadi inspirasi bagi peserta lainnya.
Sebagai puncak acara, digelar sesi sharing dan konsultasi antara peserta dengan tim Bank Bengkulu. Peserta dapat bertanya langsung mengenai program dan layanan yang ditawarkan, serta mendapatkan solusi keuangan yang sesuai dengan kebutuhan usaha mereka.
Kegiatan ini ditutup dengan foto bersama dan pembagian kenang-kenangan kepada peserta. Diharapkan, acara Babe Grebek UMKM ini dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan kolaborasi antara Bank Bengkulu dan UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Kami sangat terbantu dengan acara ini. Selain mendapatkan informasi tentang layanan perbankan, kami juga bisa bertukar pengalaman dengan pelaku UMKM lainnya,” ujar salah satu peserta, Ledy. (Redaksi)


