BENGKULU – Pengurus Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Cabang Bengkulu Periode 2025–2028 resmi dilantik di Hotel Mercure Bengkulu, Sabtu (7/11/2026). Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kompetensi dokter spesialis penyakit dalam dan kualitas pelayanan kesehatan di Provinsi Bengkulu.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, yang hadir mewakili Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, mengatakan PAPDI memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan sektor kesehatan, khususnya melalui peningkatan kapasitas tenaga medis dan pengembangan ilmu kedokteran.

Ia berharap kepengurusan baru dapat memperkuat kontribusi organisasi profesi tersebut dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan serta memperluas akses layanan bagi masyarakat.

Khairil juga mengingatkan bahwa Bengkulu berada di kawasan Ring of Fire atau Cincin Api Pasifik yang memiliki potensi bencana alam, seperti gempa bumi dan tsunami. Karena itu, kesiapan tenaga medis dalam menghadapi situasi darurat perlu terus ditingkatkan.

“Provinsi Bengkulu berada di kawasan Ring of Fire yang memiliki potensi risiko bencana cukup tinggi. Karena itu, kesiapsiagaan sektor kesehatan menjadi sangat penting. Kami berharap PAPDI dapat mengambil peran strategis dalam meningkatkan kapasitas tenaga medis, khususnya dalam penanganan kegawatdaruratan dan pelayanan kesehatan ketika terjadi bencana,” ujarnya.

Baca Juga:  Wagub Mian Targetkan Cek Kesehatan Gratis Bengkulu Tembus 50 Persen

Berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Pusat PAPDI Nomor 337/PP PAPDI/SK/XI/2025 tertanggal 19 November 2025, kepengurusan PAPDI Cabang Bengkulu periode 2025–2028 dipimpin dr. Annelin Kurniati, Sp.PD, FINASIM sebagai ketua.

Jabatan Wakil Ketua I dipercayakan kepada dr. Ety Febrianti, Sp.PD, K-G.E.H, FINASIM dan Wakil Ketua II kepada dr. Merianson, Sp.PD, K-P.M.K, FINASIM. Sementara posisi sekretaris dijabat dr. Mulya Sundari, Sp.PD, FINASIM dan bendahara dr. Ellidya Mustika, Sp.PD, FINASIM.

Kepengurusan juga dilengkapi sejumlah bidang, di antaranya pendidikan, pelatihan dan ilmiah, pengembangan layanan dan advokasi kompetensi penyakit dalam, penelitian dan kompetisi ilmiah, serta pengabdian masyarakat. Selain itu, terdapat bidang hukum, hubungan antar lembaga, jaminan kesehatan nasional, media, kerohanian, kesehatan mental, hingga pengembangan organisasi.

Ketua Umum Pengurus Pusat PAPDI, Dr. dr. Eka Ginanjar, Sp.PD, K-Kv, FINASIM, FACP, FICA, MARS, SH, berharap pengurus baru PAPDI Cabang Bengkulu dapat bekerja secara solid dan menjalankan program organisasi secara berkelanjutan.

Ia juga mendorong penguatan sinergi antara PAPDI, Pemerintah Provinsi Bengkulu, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.

Baca Juga:  Satu Korban Meninggal, Satu Lagi Masih Dicari Tim SAR di Muara Jenggalu

“Semangat melanjutkan berbagai hal baik yang telah dibangun diharapkan menjadi landasan bagi kepengurusan baru untuk terus berkontribusi bagi kemajuan organisasi dan pembangunan sektor kesehatan di Provinsi Bengkulu,” kata Eka.

Dengan kepengurusan baru ini, PAPDI Cabang Bengkulu diharapkan semakin aktif dalam pengembangan kompetensi dokter spesialis penyakit dalam, peningkatan pelayanan medis, serta mendukung kesiapsiagaan sektor kesehatan menghadapi berbagai kondisi darurat.