Seluma – Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Seluma ditargetkan mulai secara fisik pada 2027. Dinas Sosial Kabupaten Seluma kini menunggu survei Kementerian Pekerjaan Umum (PU) setelah seluruh dokumen administrasi persiapan pembangunan dinyatakan lengkap.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Seluma, Zuraini, mengatakan tahapan persiapan administrasi telah diselesaikan. Sementara itu, proses penerbitan sertifikat lahan masih berjalan melalui koordinasi dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim).

“Alhamdulillah kita tinggal menunggu survei dari Kementerian PU. Kalau target pembangunannya insyaallah secara fisiknya di 2027,” ujar Zuraini.

Sekolah Rakyat tersebut direncanakan berdiri di atas lahan seluas 10 hektare. Pemerintah Kabupaten Seluma mengusulkan anggaran pembangunan sekitar Rp250 miliar hingga Rp300 miliar kepada Kementerian PU.

Menurut Zuraini, luas lahan yang diusulkan memungkinkan pembangunan fasilitas pendidikan dan penunjang yang lebih lengkap. Selain menyesuaikan kebutuhan siswa, kawasan sekolah juga direncanakan dilengkapi fasilitas olahraga bertaraf internasional.

Jumlah siswa yang akan ditampung nantinya disesuaikan dengan kebutuhan serta kondisi anak-anak dari keluarga sasaran program. Sekolah Rakyat dirancang untuk memberikan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Baca Juga:  Bupati Seluma Bersama Forkopimda Laksanakan Shalat Idul Fitri 1447 H di Masjid Baitul Falihin

Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas pemerintah pusat yang mengusung pendidikan berasrama secara gratis bagi anak-anak dari keluarga dalam kelompok Desil 1 dan 2 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Program ini diharapkan memperluas akses pendidikan sekaligus membantu memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

Realisasi pembangunan di Seluma masih bergantung pada tahapan survei dan proses lanjutan dari pemerintah pusat. Jika berjalan sesuai target, pembangunan fisik Sekolah Rakyat tersebut akan dimulai pada 2027.