Kamis, Juli 9, 2026
Beranda Kota Bengkulu Kelangkaan Biosolar Ganggu Aktivitas Sopir Truk di Kota Bengkulu

Kelangkaan Biosolar Ganggu Aktivitas Sopir Truk di Kota Bengkulu

0
5

Bengkulu – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Biosolar mulai berdampak terhadap aktivitas sopir truk di Kota Bengkulu. Sejumlah sopir mengaku harus menghabiskan waktu lebih lama untuk mengantre di SPBU, sehingga operasional dan distribusi barang ikut terganggu.

Dalam beberapa hari terakhir, antrean kendaraan untuk mendapatkan Biosolar terlihat di sejumlah SPBU di Kota Bengkulu. Kondisi tersebut membuat para sopir harus mengatur ulang waktu perjalanan agar tetap dapat memenuhi kebutuhan pengiriman barang.

Salah seorang sopir truk, Apri (42), mengatakan dirinya harus datang sejak pagi ke SPBU untuk mendapatkan solar karena khawatir stok habis sebelum gilirannya mengisi bahan bakar. Menurutnya, jika datang lebih siang, antrean kendaraan biasanya sudah mengular.

“Kalau datang agak siang, biasanya antrean sudah panjang. Kadang harus menunggu berjam-jam sebelum bisa mengisi solar,” ujar Apri saat ditemui di kawasan Sebakul, Rabu (8/7/2026).

Ia menjelaskan, lamanya waktu antrean membuat jadwal pengiriman barang menjadi tidak menentu. Dalam sehari, jumlah perjalanan yang biasanya dapat dilakukan harus berkurang karena sebagian waktu tersita untuk menunggu di SPBU.

Baca Juga:  Stok BBM Nelayan Bengkulu Aman Hingga Lebaran, DKP Pastikan Pasokan SPBN Tersedia

Keluhan serupa disampaikan Rian (38), sopir angkutan barang lainnya. Ia berharap distribusi Biosolar subsidi dapat segera kembali normal agar aktivitas angkutan dan pengiriman barang tidak terganggu.

“Kalau stok lancar, kami bisa bekerja seperti biasa. Sekarang waktu banyak habis untuk mengantre,” katanya.

Selain berdampak pada sopir angkutan barang, antrean kendaraan berbahan bakar solar juga menyebabkan kepadatan di sejumlah SPBU pada waktu tertentu. Sebagian pengendara bahkan memilih menunggu di sekitar lokasi SPBU hingga pasokan Biosolar kembali tersedia.

Masyarakat berharap pasokan Biosolar dapat kembali normal sehingga aktivitas distribusi barang dan roda perekonomian di Kota Bengkulu tidak mengalami hambatan berkepanjangan.

[wpforms id="149" title="true" description="true"]