Bengkulu — Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Bengkulu, Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M (B-26), melaksanakan kegiatan reses ke-24 di Rumah Santi, Kelurahan Bumi Ayu, Kota Bengkulu, pada Sabtu (5/5/2026) pukul 09.00–12.00 WIB. Kegiatan ini dihadiri oleh masyarakat Kelurahan Bumi Ayu yang menyampaikan berbagai aspirasi terkait pembangunan di tingkat lokal.
Kegiatan reses ini merupakan bagian dari agenda Masa Sidang IV Tahun Sidang 2025–2026 yang berlangsung pada 24 April hingga 13 Mei 2026, sesuai dengan ketentuan Panitia Musyawarah DPD RI. Reses dilaksanakan sebagai sarana untuk menyerap, menghimpun, dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat di daerah pemilihan.
Dalam pertemuan tersebut, masyarakat menyampaikan sejumlah kebutuhan prioritas, di antaranya peningkatan fasilitas pendidikan, perluasan akses beasiswa bagi siswa dan mahasiswa kurang mampu, serta penguatan pendidikan karakter, agama, dan literasi di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Selain itu, warga juga menyoroti pentingnya peningkatan layanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau dan berkualitas, serta penguatan program bantuan sosial agar lebih tepat sasaran, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia dan masyarakat berpenghasilan rendah.
Aspirasi lainnya mencakup kebutuhan peningkatan infrastruktur lingkungan, seperti perbaikan jalan, drainase, dan penerangan jalan umum. Masyarakat juga mendorong penguatan program pemberdayaan ekonomi melalui pengembangan UMKM lokal serta pelatihan keterampilan kerja guna meningkatkan kemandirian ekonomi warga.
Menanggapi aspirasi tersebut, Apt. Destita Khairilisani menyampaikan bahwa seluruh masukan masyarakat akan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan pemerintah pusat dan daerah. Fokus utama yang akan diperjuangkan meliputi penguatan sektor pendidikan, kesehatan, bantuan sosial, serta pembangunan infrastruktur dasar di lingkungan masyarakat.
“Seluruh aspirasi masyarakat akan kami bawa sebagai bahan perjuangan di DPD RI, khususnya untuk memastikan program-program pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat di daerah,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendorong percepatan pembangunan daerah yang lebih merata dan berkeadilan.
Kegiatan reses ini berlangsung dengan penuh dialog dan partisipasi aktif masyarakat. Di akhir kegiatan, disampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan reses tersebut.







