Kota Bengkulu – Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Pariwisata tengah mematangkan persiapan penyelenggaraan Karnaval Batik Internasional 2026. Kegiatan budaya ini mengusung tema “Gemerlap Besurek Night Carnival” dan diproyeksikan menjadi salah satu agenda pariwisata terbesar di Kota Bengkulu tahun ini.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu, Nina Nurdin, mengatakan karnaval tahun ini akan menghadirkan konsep berbeda dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Penyelenggaraan difokuskan pada perpaduan nilai tradisional Batik Besurek dengan sentuhan estetika modern melalui teknologi pencahayaan.
Menurut Nina, konsep “Etnik Glow in the Dark” dipilih untuk menghadirkan pengalaman visual yang berbeda bagi masyarakat sekaligus mendorong kreativitas para desainer lokal maupun internasional.
“Selain parade dari kalangan akademisi, kegiatan ini juga akan diikuti perwakilan dari sembilan kabupaten di Provinsi Bengkulu, kategori sekolah, serta kategori umum yang menampilkan kostum unik, meriah, dan elegan,” ujar Nina, Rabu (8/4/2026).
Ia menambahkan, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga akan berpartisipasi melalui kendaraan hias yang dirancang dengan konsep pencahayaan malam.
Karnaval tidak hanya menampilkan parade busana. Berbagai pertunjukan seni budaya juga akan memeriahkan acara, di antaranya Barongsai, Reog, tarian tradisional Batak, Minang, Bali, hingga Papua.
Selain itu, masyarakat juga akan disuguhi pertunjukan kembang api, tari kolosal, permainan alat musik dol secara massal, serta atraksi drumband yang membawakan lagu-lagu daerah.
Berdasarkan jadwal yang disiapkan, kegiatan akan dipusatkan di sepanjang Jalan Suprapto menuju Simpang Lima dan berakhir di Belungguk Point pada Sabtu, 18 April 2026. Acara dijadwalkan dimulai pukul 18.30 WIB.
Nina menyebut kuota peserta yang dapat mengikuti parade terbatas. Karena itu, masyarakat maupun komunitas yang ingin berpartisipasi diminta segera melakukan pendaftaran melalui kode QR yang telah disebarluaskan melalui media sosial dan poster resmi.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Bengkulu berharap promosi pariwisata daerah semakin kuat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat. Batik Besurek diharapkan semakin dikenal luas sebagai warisan budaya Bengkulu yang mampu berkembang mengikuti zaman.







