Solo – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Laskar Gibran menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan kepada Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) se-Indonesia untuk masa bakti 2026–2031.
Penyerahan mandat organisasi ini dilakukan sebagai langkah penguatan struktur relawan di daerah sekaligus konsolidasi dalam mendukung program pemerintah pusat.
Penyerahan SK dilakukan langsung oleh Ketua Umum DPP Laskar Gibran, Leonardo Pandapotan Sirait, didampingi Sekretaris Jenderal Dafit Fitria Bangun Saduk dalam acara Silaturahmi Kebangsaan dan Halalbihalal Laskar Gibran. Kegiatan tersebut berlangsung di The Sunan Hotel, Sabtu (4/4/2026).
Acara itu juga dihadiri Presiden ke-7 RI Joko Widodo bersama sejumlah tokoh nasional lainnya.
Dalam sambutannya, Leonardo mengapresiasi kehadiran para pengurus wilayah yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. Ia menegaskan bahwa SK yang diberikan bukan sekadar simbol organisasi, melainkan amanah untuk menjalankan roda kepengurusan secara profesional.
Menurutnya, langkah awal yang harus dilakukan pengurus DPW setelah menerima mandat adalah memperkuat konsolidasi internal organisasi hingga ke tingkat daerah. Hal itu dilakukan melalui pembentukan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di tingkat kabupaten dan kota.
“Kami berharap seluruh DPW yang telah menerima SK dapat segera menjalankan roda organisasi secara profesional dan terstruktur. Konsolidasi organisasi harus segera dilakukan hingga ke tingkat daerah,” ujarnya.
Leonardo juga menekankan pentingnya menjalankan organisasi sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). DPP, kata dia, akan melakukan evaluasi kinerja secara berkala untuk memastikan seluruh kepengurusan wilayah tetap berada dalam satu visi dan arah perjuangan.
Organisasi Laskar Gibran, lanjutnya, berkomitmen mendukung program kerja Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Melalui penguatan struktur organisasi dari tingkat pusat hingga daerah, Laskar Gibran diharapkan dapat menjadi wadah relawan yang aktif berkontribusi dalam pembangunan nasional serta mendukung agenda pemerintah menuju Indonesia Emas 2045.







