Kamis, Maret 26, 2026
Beranda Bisnis Laju Sedimentasi Tinggi, Pelindo Siagakan Kapal Jaga Alur Pelabuhan Pulau Baai

Laju Sedimentasi Tinggi, Pelindo Siagakan Kapal Jaga Alur Pelabuhan Pulau Baai

0
1

Bengkulu – Tingginya laju sedimentasi di alur Pelabuhan Pulau Baai menjadi tantangan serius bagi PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional II Bengkulu. Setiap hari, ribuan ton pasir kembali masuk ke alur pelayaran sehingga berpotensi menyebabkan pendangkalan.

General Manager Pelindo Regional II Bengkulu, Dimas Rizky Kusmayadi, mengatakan saat ini kedalaman alur telah mencapai 6,5 meter Low Water Spring (LWS). Namun, tingginya pergerakan pasir membuat kondisi tersebut belum stabil.

“Dalam satu hari, sekitar 2.000 hingga 5.000 metrik ton pasir kembali masuk ke alur Pelabuhan Pulau Baai,” ujar Dimas, Rabu (25/3/2026).

Untuk menjaga kelancaran aktivitas pelayaran, Pelindo menyiagakan kapal khusus guna mempertahankan kedalaman alur secara berkelanjutan. Langkah ini dilakukan sambil menunggu pengerukan lanjutan hingga mencapai target 12 meter LWS.

“Alur tetap kami jaga agar kapal-kapal besar bisa masuk. Saat ini kapal terbesar yang dapat bersandar memiliki draft sekitar 6,2 meter,” jelasnya.

Selain pengerukan, Pelindo juga menyiapkan strategi jangka panjang melalui pembangunan fasilitas penangkap pasir atau sand trap. Rencana tersebut saat ini masih dalam tahap kajian.

Pelindo telah menyiapkan lahan seluas 30 hektare untuk menampung material pasir hasil pengerukan dari alur maupun kolam pelabuhan. Berdasarkan kajian awal, metode sand trap diperkirakan mampu menangkap hingga 80 persen material pasir sebelum masuk ke kolam pelabuhan.

“Sisa material yang lolos akan kami tangani melalui pengerukan berkala, sekitar setiap dua tahun,” tambah Dimas.

Di sisi lain, Pelindo terus mempercepat pengerukan skala besar guna mencapai kedalaman ideal 12 meter LWS. Proyek tersebut didukung melalui pendanaan dari Instruksi Presiden (Inpres).

Pelindo menargetkan pengerukan hingga kedalaman 12 meter LWS dapat rampung pada Juli 2026, sehingga aktivitas kapal besar di Pelabuhan Pulau Baai dapat berjalan lebih optimal.

[wpforms id="149" title="true" description="true"]