Damkar Kota Bengkulu Imbau Warga Pastikan Rumah Aman Sebelum Mudik Lebaran

0
2

Bengkulu – Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Bengkulu mengimbau masyarakat yang akan mudik agar memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan dalam waktu lama.

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Bengkulu, Yuliansyah, mengatakan tradisi mudik saat Lebaran merupakan kebiasaan yang hampir dilakukan setiap tahun oleh masyarakat, khususnya umat Muslim setelah menjalankan ibadah puasa Ramadan. Banyak warga yang pulang ke kampung halaman dan meninggalkan rumah dalam waktu cukup lama.

Ia mengingatkan masyarakat agar memeriksa seluruh peralatan yang berkaitan dengan listrik sebelum berangkat mudik. Menurutnya, semua colokan listrik seperti televisi, kipas angin, serta peralatan elektronik lainnya sebaiknya dicabut dari sumber listrik guna menghindari risiko kebakaran.

Selain itu, alat memasak elektronik maupun kompor gas LPG 3 kilogram juga perlu dipastikan dalam kondisi aman sebelum rumah ditinggalkan. Langkah tersebut penting untuk meminimalisir potensi terjadinya kebakaran saat rumah dalam keadaan kosong.

Yuliansyah mengungkapkan, berdasarkan data Damkar Kota Bengkulu, sebagian besar kasus kebakaran dipicu oleh arus pendek listrik. Bahkan, sekitar 70 hingga 80 persen kebakaran terjadi akibat kapasitas kabel yang tidak mampu menahan beban listrik.

Di samping memastikan instalasi listrik aman, masyarakat juga diminta untuk mengunci rumah dengan baik sebelum bepergian. Hal ini untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi selama rumah ditinggalkan.

Sementara itu, Damkar Kota Bengkulu tetap bersiaga selama masa perayaan Idul Fitri. Masyarakat dapat menghubungi layanan darurat Damkar atau Call Center 112 yang tersedia secara gratis dan siaga selama 24 jam.

Untuk meningkatkan pengawasan, Damkar juga akan memperkuat patroli selama libur Lebaran, khususnya di kawasan permukiman padat penduduk. Saat ini Damkar Kota Bengkulu memiliki sembilan pos yang tersebar di sembilan kecamatan serta satu pos penyelamatan dan rescue yang siap memberikan layanan kepada masyarakat. 🚒