Pemkot Bengkulu Siapkan Perwal untuk Percepat Implementasi Smart City

0
1

Bengkulu – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu terus mempercepat transformasi tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pengembangan program Smart City. Memasuki tahun 2026, berbagai langkah strategis disiapkan untuk meningkatkan efisiensi birokrasi sekaligus memperbaiki kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Bengkulu, Nurlia Dewi, mengatakan pengembangan Smart City saat ini telah memasuki tahap penting, yakni penyusunan landasan hukum sebagai dasar pelaksanaan program tersebut di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Saat ini draf Peraturan Wali Kota (Perwal) sudah kami siapkan dan sedang dibahas oleh bagian hukum. Target kami, regulasi ini bisa rampung tahun ini sehingga menjadi dasar kuat bagi pelaksanaan program Smart City di Kota Bengkulu,” ujar Nurlia Dewi, Jumat (13/3/2026).

Ia menjelaskan, setelah regulasi tersebut disahkan, Pemkot Bengkulu akan membentuk tim khusus melalui Surat Keputusan (SK) Wali Kota. Tim ini akan bekerja secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai pihak guna memastikan program Smart City berjalan efektif.

Beberapa unsur yang direncanakan terlibat di antaranya kalangan akademisi untuk kajian ilmiah, masyarakat sebagai pengguna layanan, lembaga penegak hukum seperti Kejaksaan, Badan Pusat Statistik (BPS) untuk integrasi data, hingga pelaku usaha guna mendorong penguatan ekosistem ekonomi digital.

“Pengembangan Smart City ini tidak hanya sekadar proyek teknologi informasi, tetapi harus terintegrasi dan mendapat dukungan dari berbagai pihak,” kata Nurlia.

Pemkot Bengkulu menargetkan dalam empat tahun ke depan, sedikitnya 70 persen program yang tercantum dalam Master Plan Smart City sudah mulai terealisasi. Pencapaian tersebut akan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan prioritas program serta kemampuan anggaran daerah.

“Pak Wali menginginkan akselerasi. Kita berharap hasilnya bisa segera dirasakan masyarakat,” tambahnya.

Dalam implementasinya, pembangunan Smart City di Kota Bengkulu akan bertumpu pada enam pilar utama, yakni Smart Governance untuk tata kelola pemerintahan yang transparan dan efisien, Smart Branding guna memperkuat identitas kota dan menarik investasi, Smart Economy untuk mendorong ekonomi digital, Smart Living dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, Smart Society untuk memperkuat literasi digital masyarakat, serta Smart Environment yang berfokus pada keberlanjutan lingkungan melalui pemanfaatan teknologi.

Setelah payung hukum disahkan, program Smart City akan segera didistribusikan ke seluruh OPD di lingkungan Pemkot Bengkulu. Fokus awal tahun ini adalah melakukan sinkronisasi alokasi anggaran agar sejalan dengan Master Plan Smart City yang telah disusun.

Melalui langkah tersebut, Pemkot Bengkulu berharap dapat membangun ekosistem kota yang lebih cerdas, di mana setiap kebijakan berbasis pada data yang akurat dan layanan publik dapat diakses masyarakat secara lebih mudah dan cepat.