Selasa, April 28, 2026
Beranda Berita Mahasiswa UMB Ditemukan Meninggal Dunia di dalam Kosan

Mahasiswa UMB Ditemukan Meninggal Dunia di dalam Kosan

0
17

BENGKULU – Warga Jalan Adam Malik, RT 001 RW 003, Kelurahan Cempaka Permai, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu, digegerkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia di dalam kamar mandi (WC) kos-kosan, Sabtu pagi (7/3/2026).

Korban diketahui berinisial RRP (22), seorang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) yang berasal dari Kecamatan Kedurang, Kabupaten Bengkulu Selatan.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh penghuni kos bernama Muhammad Fikriansyah. Sekitar pukul 04.00 WIB, ia hendak menggunakan WC umum di kos tersebut. Namun saat itu pintu kamar mandi dalam kondisi terkunci dari dalam.

Mengira kamar mandi sedang digunakan, saksi kemudian kembali ke kamarnya untuk menunggu. Hingga sekitar pukul 08.00 WIB, pintu WC tersebut masih juga tidak terbuka.

Kecurigaan muncul ketika penghuni kos lainnya yang hendak mandi mendapati pintu kamar mandi masih terkunci rapat. Para penghuni kemudian mengetuk pintu WC, namun tidak ada respons dari dalam.

Saksi kemudian menghubungi pemilik kos, Gustami dan Ida Rismiaty. Setelah tiba di lokasi, mereka bersama para penghuni kos mencoba memastikan kondisi di dalam kamar mandi.

Baca Juga:  PPMINI Gelar Lomba Menulis Diary Antar Santri Peringati Hari Santri Nasional

Karena tidak ada jawaban dari dalam, pemilik kos akhirnya meminta agar pintu kamar mandi didobrak. Setelah pintu berhasil dibuka, korban ditemukan dalam kondisi tergeletak di dalam WC dengan mulut berbuih.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke pihak Kepolisian. Personel Polresta Bengkulu bersama anggota Polsek Gading Cempaka yang dipimpin Padal IPTU Jauhari langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Selanjutnya korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Bengkulu guna dilakukan pemeriksaan visum et repertum (VeR).

Dari pemeriksaan awal di lokasi, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun luka pada tubuh korban. Korban diduga meninggal dunia akibat sakit.

Pihak keluarga korban telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Hingga kini, pihak Kepolisian masih melakukan penanganan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.

[wpforms id="149" title="true" description="true"]