Bengkulu – Bank Indonesia (BI) menyiapkan uang kartal tunai sebesar Rp2 triliun untuk memenuhi kebutuhan penukaran masyarakat di Provinsi Bengkulu selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri 2026. Jumlah tersebut lebih besar dibandingkan proyeksi kebutuhan masyarakat yang diperkirakan mencapai Rp1,8 triliun.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, mengatakan penyediaan uang tunai tersebut akan diluncurkan melalui Program Serambi Ramadhan pada 18 Februari 2026. Program ini sekaligus menjadi momentum bagi BI untuk memperkenalkan berbagai inovasi layanan penukaran uang kepada masyarakat.
“Jumlah uang baru yang kami siapkan tahun ini lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya. Uang yang disediakan merupakan Hasil Cetak Sempurna (HCS) dengan paket penukaran yang lebih besar agar memudahkan masyarakat,” ujar Wahyu di Bengkulu, Selasa 10 Februari 2026.
Selain layanan penukaran tunai, BI juga mulai memperkenalkan mekanisme penukaran berbasis non-tunai. Melalui inovasi ini, masyarakat dapat menukar uang tanpa membawa uang fisik, cukup menggunakan kode batang QRIS yang terhubung langsung dengan tabungan.
Untuk memperluas jangkauan layanan, BI bekerja sama dengan perbankan di Provinsi Bengkulu menggelar kegiatan kas keliling. Program penukaran uang tersebut juga dirangkaikan dengan pasar murah dan berbagai aktivitas Ramadhan lainnya, sehingga masyarakat dapat menukarkan uang sekaligus memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, BI Bengkulu juga mendukung pengendalian inflasi melalui operasi pasar dan gerakan pangan murah, serta mendorong peran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar aktivitas ekonomi masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri 2026 dapat berjalan lebih optimal.


