back to top
Rabu, Februari 11, 2026
BerandaEkonomiPDRB Bengkulu 2025 Tembus Rp111,83 Triliun, Ekonomi Tumbuh Positif

PDRB Bengkulu 2025 Tembus Rp111,83 Triliun, Ekonomi Tumbuh Positif

Bengkulu – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu mencatat perekonomian Bengkulu terus menunjukkan kinerja positif sepanjang 2025. Berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku, nilai ekonomi Bengkulu pada 2025 mencapai Rp111,83 triliun, sementara PDRB atas dasar harga konstan 2010 tercatat sebesar Rp57,07 triliun.

Kepala BPS Provinsi Bengkulu, Win Rizal, menjelaskan bahwa secara tahunan ekonomi Bengkulu pada 2025 tumbuh sebesar 4,80 persen. Angka ini lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi 2024 yang sebesar 4,62 persen.

Dari sisi produksi, lapangan usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum menjadi sektor dengan pertumbuhan tertinggi, mencapai 11,60 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Non Profit yang Melayani Rumah Tangga (PK-LNPRT) tumbuh paling tinggi sebesar 6,86 persen.

Untuk kinerja Triwulan IV-2025 secara tahunan (year on year), ekonomi Bengkulu tumbuh sebesar 4,79 persen dibandingkan Triwulan IV-2024. Win Rizal menyebutkan, dari sisi produksi, sektor Jasa Keuangan dan Asuransi mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 24,44 persen. Dari sisi pengeluaran, komponen PK-LNPRT kembali menjadi pendorong utama dengan pertumbuhan sebesar 7,35 persen.

Baca Juga:  Fithra Faisal: Perlu Rp10.000 Triliun Agar Ekonomi Tumbuh 8 Persen, Sektor Energi Bisa Jadi Penggerak

Sementara itu, secara triwulanan (quarter to quarter), ekonomi Bengkulu pada Triwulan IV-2025 tumbuh sebesar 3,34 persen dibandingkan triwulan sebelumnya. Dari sisi produksi, sektor Transportasi dan Pergudangan mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 14,62 persen. Sedangkan dari sisi pengeluaran, Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-P) mengalami pertumbuhan paling tinggi sebesar 32,35 persen.

Win Rizal menilai capaian tersebut mencerminkan pergerakan aktivitas ekonomi Bengkulu yang semakin solid, didorong oleh peningkatan konsumsi, aktivitas jasa, serta peran belanja pemerintah di akhir tahun. Menurutnya, kinerja ini menjadi modal penting untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Bengkulu ke depan.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments

- Advertisment -

[wpforms id="149" title="true" description="true"]