Bengkulu – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Bengkulu mulai merealisasikan arahan Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, untuk membenahi infrastruktur pasar, khususnya di kawasan Pasar Panorama.
Pada Rabu (21/1/2026), DPUPR bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kota Bengkulu melakukan peninjauan lapangan sekaligus pengukuran di area Pasar Panorama. Kegiatan ini dilakukan sebagai tahap awal perencanaan pembangunan akses jalan dan pelataran trotoar di sekitar pintu masuk pasar.
Pengukuran dipimpin oleh Fungsional Umum DPUPR Kota Bengkulu, Supriyadi, bersama tim teknis. Ia menjelaskan, pembangunan difokuskan pada penataan akses jalan dan trotoar agar kawasan pasar terlihat lebih tertata, aman, dan representatif.
“Kami turun langsung melakukan pengukuran untuk pembangunan jalan dan pelataran trotoar di sekitar gerbang Pasar Panorama. Tujuannya agar aktivitas jual beli menjadi lebih nyaman bagi pedagang maupun pembeli,” ujar Supriyadi.
Pembangunan infrastruktur tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bengkulu dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Sesuai arahan Wali Kota, pembangunan jalan setapak dan trotoar di area pasar ditujukan untuk memperlancar mobilitas pedagang dalam mendistribusikan barang serta memudahkan akses pengunjung.
Selain itu, penataan ini diharapkan dapat mengatasi permasalahan genangan air sehingga area pasar tetap bersih dan tidak becek, terutama saat musim hujan.
Dengan perbaikan infrastruktur ini, Pasar Panorama diharapkan semakin mudah diakses, nyaman, dan mampu mendorong peningkatan aktivitas ekonomi serta pendapatan pedagang, sekaligus menjadi pasar yang bersih dan tertata bagi masyarakat Kota Bengkulu.

Berita Terbaru
Opini Gede Pasek Suardika: Sadapan dan Kekuasaan
Jepang Perketat Syarat Izin Tinggal, Skrining TBC Jadi Kewajiban WNI
160 Mitra Dapur MBG Bengkulu Protes Kebijakan BGN, Siapkan Aksi 10 November Jika Tak Dipenuhi
Astronom Temukan Planet Diduga Kaya Karbon di Angkasa, Dijuluki Planet Berlian
25 Atlet Seluma Ikuti POPDA Bengkulu 2026, Turun di Lima Cabor
Desa Bukit Peninjauan II Dinilai sebagai Percontohan Desa Antikorupsi 2026