Mukomuko – Salah satu gedung di Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Nuroniyah yang berada di SP 9 Tanjung Mulia, Kecamatan 14 Koto, Kabupaten Mukomuko, ludes terbakar akibat tersambar petir pada Kamis (8/1/2026) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.
Kepala MIS Nuroniyah, Syafi’i, menjelaskan bahwa sebelum kejadian sempat terdengar suara petir yang sangat keras. Tidak lama setelah itu, api muncul di salah satu gedung madrasah dan dengan cepat membesar.
Api berhasil dipadamkan berkat kesigapan petugas pemadam kebakaran dibantu masyarakat sekitar. Kebakaran tidak merembet ke bangunan lainnya. Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka, namun kerugian materiil cukup besar.
Satu unit gedung bersekat dua, yang digunakan sebagai ruang kegiatan belajar mengajar dan ruang komputer, ludes terbakar hingga hanya menyisakan puing-puing. Selain itu, satu unit sepeda motor juga ikut terbakar.
Akibat kejadian ini, aktivitas belajar mengajar yang sebelumnya menggunakan gedung tersebut terpaksa dialihkan ke gedung lain yang masih tersedia. Pihak madrasah juga memanfaatkan tenda bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk menunjang kegiatan sementara.
Kamis pagi, Rahman Umar, M.Pd bersama tim dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu turun langsung ke lokasi untuk meninjau kondisi madrasah dan merumuskan langkah penanganan.
Rahman Umar menegaskan bahwa proses belajar mengajar harus tetap berjalan. Pihaknya akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan kegiatan pendidikan tetap berlangsung, sekaligus mengupayakan pembangunan gedung baru.
Ia juga menyampaikan keprihatinan atas musibah yang menimpa MIS Nuroniyah dan berharap kejadian tersebut dapat diambil hikmahnya serta segera mendapat solusi terbaik demi keberlangsungan pendidikan para siswa.


