BENGKULU – Anggota Komite IV DPD RI daerah pemilihan Bengkulu, apt. Hj. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M., menyerap aspirasi dewan guru SMA Negeri 3 Kota Bengkulu terkait peningkatan anggaran pendidikan, transparansi penggunaan dana sekolah, hingga kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Aspirasi tersebut disampaikan dalam pertemuan reses yang berlangsung di ruang rapat SMAN 3 Kota Bengkulu, Kamis (22/10/2026). Pertemuan pukul 13.00 hingga 15.00 WIB itu menjadi ruang bagi para tenaga pendidik untuk menyampaikan persoalan dan kebutuhan sekolah kepada Senator Destita.

Salah satu persoalan yang disoroti adalah kebutuhan peningkatan alokasi anggaran pendidikan untuk memenuhi sarana dan prasarana sekolah. Dukungan pemerintah pusat dan daerah dinilai masih diperlukan, terutama untuk menunjang fasilitas pembelajaran, perbaikan lingkungan sekolah, serta peningkatan kualitas layanan pendidikan bagi peserta didik.

Selain persoalan fasilitas, dewan guru juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran pendidikan, termasuk dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) dan bantuan pemerintah lainnya. Penyaluran bantuan diharapkan tepat sasaran, sesuai kebutuhan sekolah, serta dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga:  Pengurus MAPEL Bengkulu Dilantik, Siap Kawal Restorasi Lingkungan dan DAS

Persoalan lain yang turut menjadi perhatian adalah kesiapsiagaan lingkungan sekolah menghadapi Karhutla dan dampak kabut asap. Kondisi kualitas udara yang memburuk dapat mengganggu kesehatan peserta didik maupun tenaga pendidik, sehingga sekolah membutuhkan dukungan fasilitas perlindungan kesehatan dan edukasi kebencanaan.

Dewan guru juga mendorong adanya mekanisme yang jelas dalam pengaturan kegiatan belajar mengajar apabila kabut asap berada pada tingkat yang membahayakan kesehatan. Pemantauan kualitas udara dan koordinasi dengan instansi terkait dinilai penting untuk memastikan kegiatan pendidikan tetap berlangsung dengan memperhatikan keselamatan warga sekolah.

Menanggapi aspirasi tersebut, Senator Destita menempatkan persoalan peningkatan kualitas pendidikan dan perlindungan peserta didik sebagai hal yang perlu mendapat perhatian pemerintah. Masukan dari dewan guru akan disampaikan kepada pemerintah daerah dan instansi pendidikan terkait sebagai bahan pertimbangan dalam perencanaan kebijakan dan anggaran.

Destita juga mendorong pengawasan penggunaan dana BOSP dan bantuan pendidikan lainnya agar pengelolaannya berlangsung transparan, akuntabel, serta benar-benar menjawab kebutuhan sekolah.

Terkait ancaman Karhutla dan kabut asap, aspirasi tersebut akan dikoordinasikan dengan Dinas Pendidikan, BPBD, Dinas Kesehatan, serta instansi terkait. Upaya yang didorong meliputi penguatan kesiapsiagaan sekolah, penyediaan fasilitas perlindungan kesehatan, pemantauan kualitas udara, dan mekanisme pembelajaran yang aman.

Baca Juga:  Dandim 0407 Kota Bengkulu Terima Anugerah Sahabat Pers dari SMSI

Melalui pertemuan reses ini, Senator Destita berharap berbagai persoalan yang dihadapi tenaga pendidik dapat menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Bengkulu. Menurutnya, pemenuhan fasilitas sekolah dan perlindungan kesehatan peserta didik merupakan bagian penting dalam mewujudkan layanan pendidikan yang berkualitas.