Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu terus memperkuat komitmen dalam menciptakan ruang digital yang aman bagi anak. Hal ini sejalan dengan penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik Dalam Pelindungan Anak yang menekankan pentingnya perlindungan anak di ruang digital.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Linimasa yang digelar di Ruang Hidayah I Kantor Wali Kota Bengkulu, Kamis (5/3). Kegiatan ini melibatkan unsur pemerintah daerah serta Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk memperkuat pemahaman pengelolaan sistem elektronik yang ramah anak, sekaligus meningkatkan kapasitas pengelola media sosial di lingkungan pemerintah.
Perwakilan Ditjen Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komdigi, Helmi Hafid, menegaskan bahwa penguatan tata kelola ruang digital tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri.
“Tidak ada yang bisa berjalan sendiri, tentunya perlu kolaborasi dan sinergi. Oleh sebab itu, pemerintah provinsi bersinergi bersama Komdigi agar pengelolaan ruang digital dapat berjalan dengan baik, khususnya dalam perlindungan anak,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Bengkulu, Nelly Alesa, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan pengetahuan baru bagi tim pengelola media sosial pemerintah daerah.
Menurutnya, ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal penting bagi Satgas Media Sosial Pemprov Bengkulu dalam memproduksi konten yang aman dan ramah anak.
“Ini dapat memberikan ilmu baru bagi Satgas medsos Pemprov sehingga setiap konten yang dipublikasikan aman untuk anak. Ruang digital ini perlu dijaga bersama, sehingga mendukung tercapainya Indonesia Emas 2045,” jelas Nelly.
Ia juga berharap kegiatan kolaborasi antara pemerintah daerah dan Kementerian Komdigi dapat terus dilaksanakan ke depan.
“Semoga acara ini dapat terus terselenggara dan memberikan energi positif dari Kementerian Komdigi untuk Provinsi Bengkulu, khususnya bagi perkembangan dunia digital yang lebih sehat dan aman,” pungkasnya.

Berita Terbaru
Opini Gede Pasek Suardika: Sadapan dan Kekuasaan
Jepang Perketat Syarat Izin Tinggal, Skrining TBC Jadi Kewajiban WNI
160 Mitra Dapur MBG Bengkulu Protes Kebijakan BGN, Siapkan Aksi 10 November Jika Tak Dipenuhi
Astronom Temukan Planet Diduga Kaya Karbon di Angkasa, Dijuluki Planet Berlian
25 Atlet Seluma Ikuti POPDA Bengkulu 2026, Turun di Lima Cabor
Desa Bukit Peninjauan II Dinilai sebagai Percontohan Desa Antikorupsi 2026