Bengkulu – Anggota DPD RI/MPR RI Daerah Pemilihan Bengkulu, apt. Hj. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M., mengapresiasi langkah Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Bengkulu yang mendorong dan memfasilitasi 24 stand UMKM binaannya tampil dengan kualitas produk dan branding yang lebih baik melalui Bencoolen Fest 2026.

Menurut Anggota Komite IV ini, festival yang digelar pada 9–11 Oktober 2026 di Bencoolen Mall, Kota Bengkulu, menjadi wadah strategis bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk naik kelas, memperkuat identitas produk, serta memperluas jangkauan pasar.

Ia menilai, keterlibatan BI dalam membina UMKM tidak hanya memberikan kesempatan untuk memasarkan produk, tetapi juga mendorong pelaku usaha agar lebih memperhatikan kualitas, kemasan, dan strategi branding sehingga mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Bencoolen Fest 2026 ini menjadi ruang yang sangat baik bagi UMKM untuk berkembang. Saya mengapresiasi Bank Indonesia Perwakilan Bengkulu yang telah membawa 24 stand UMKM binaannya untuk tampil dengan branding yang lebih berkualitas,” ujar Destita.

Baca Juga:  Reses di SMAN 6 Bengkulu Utara, Destita Serap Aspirasi Guru

Menurut Ketua Pengda TP Sriwijaya Bengkulu ini, penguatan branding merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya saing produk lokal. Produk yang memiliki kualitas baik perlu didukung dengan kemasan menarik, identitas yang kuat, serta strategi pemasaran yang sesuai dengan kebutuhan konsumen.

Destita berharap, pembinaan yang dilakukan BI tidak hanya berkembang di pasar lokal, tetapi juga mampu menembus pasar nasional hingga internasional. Untuk mencapai hal tersebut, pelaku usaha perlu terus meningkatkan kualitas produk, berinovasi, serta memanfaatkan teknologi digital dalam pemasaran dan transaksi.

Ia juga menilai Bencoolen Fest 2026 bukan sekadar ajang promosi, melainkan sarana mempertemukan pelaku UMKM dengan konsumen, lembaga keuangan, komunitas kreatif, dan berbagai pihak yang dapat mendukung pengembangan usaha.

Dalam kesempatan itu, Apoteker Lulusan Universitas Indonesia Destita berbelanja dan melihat langsung kualitas produk yang UMKM hasilkan. Banyak strategi yang dihasilkan UMKM di antaranya mengangkat potensi daerah mencakup kain batik dan pin emas bercorak bunga Rafflesia.

Bencoolen Fest 2026 diselenggarakan oleh BI Perwakilan Provinsi Bengkulu bersama Pemerintah Provinsi Bengkulu dengan mengusung semangat PeKA, yakni Peduli, Kreatif, dan Adaptif. Kegiatan ini menghadirkan beragam agenda, mulai dari kompetisi kopi, diskusi pengembangan usaha, edukasi keuangan, digitalisasi UMKM, sosialisasi sertifikasi halal, hingga peragaan busana.

Baca Juga:  UNIB dan HIPMI Bengkulu Jalin Kolaborasi Kembangkan Jiwa Wirausaha Mahasiswa

Selain menjadi ruang promosi produk lokal, festival ini juga mendorong pemanfaatan sistem pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) serta meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah.

Pembukaan Bencoolen Fest 2026 pada Jumat (9/10/2026) dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Bengkulu, yakni Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Bengkulu, R.A. Denny, S.H., M.M., yang mewakili Gubernur Helmi Hasan.

Dalam sambutannya, Denny mengapresiasi kolaborasi BI, pemerintah daerah, perbankan, komunitas, serta pelaku usaha dalam menghadirkan festival yang memberikan ruang bagi UMKM untuk memasarkan produknya.

Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap kegiatan tersebut mampu meningkatkan transaksi ekonomi masyarakat dan memperluas pasar produk unggulan daerah.