Bengkulu – Upaya menekan angka Pasangan Usia Subur (PUS) tidak Ber-KB yang lebih populer dengan Unmeet Need di Provinsi Bengkulu melalui peringatan hari jadi Ikatan Bidan Indonesia (IBI) dilaksanakan bulan bakti pelayanan KB diprakasai Dinas Kesehatan dan Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu.
Bulan bakti yang berlangsung sejak 5 Mei hingga
31 Mei 2025 itu melibatkan sebanyak ratusan faskes yang tersebar di seluruh provinsi Bengkulu.
“Untuk kota Bengkulu sebanyak 51 faskes ambil bagian guna menyasar program agar tepat sasaran, sejumlah faskes terus memberikan layanan kepada masyarakat khususnya dalam pelayanan KB terhadap kebutuhan PUS, ” kata Kepala Perwakilan BKKBN Bengkulu Zamhari, Minggu (11/5).
Selain mendekatkan akses pelayanan KB kepada masyarakat. Baksos tersebut tidak kalah penting untuk meningkatkan kualitas KB dengan memprioritaskan pelayanan Metode Kontrasepai Jangka Panjang (MKJP) seperti implan 3 tahun.
“Dengan melakukan beberapa strategi seperti Penyuluhan atau edukasi tentang KB dan kesehatan reproduksi, Meningkatkan akses dan kualitas pelayanan KB, Distribusi alat kontrasepsi yang mudah dijangkau, Konseling dan dukungan suami dalam perencanaan keluarga serta
Keterlibatan tokoh masyarakat dan agama dalam promosi KB, ” sebut Zamhari.
Melalui upaya-upaya tersebut, diharapkan angka PUS tidak Ber-KB dapat menurun, dan keluarga dapat mencapai kesejahteraan dan kualitas hidup yang lebih baik.
“Faskes tetap membuka pelayanan diluar jam kerja, seperti hari libur perayaan hari besar, itu dilakukan sebagai strategi untuk mengejar sasaran yang ditetapkan,” tutup Zamhari.

Berita Terbaru
Polri Tertibkan Debt Collector, Dorong Legalitas Profesi dan Cegah Praktik Premanisme
Polri Ungkap TPPO Modus Perekrutan WNI Jadi Tentara Bayaran di Rusia, Lima Laporan Polisi Ditangani
Program Bantu Rakyat, Pemprov Bengkulu dan Baznas Salurkan Sembako untuk Lansia di Bumi Ayu
Polri Mutasi Tiga Pamen, Kapolres Sukoharjo Berganti di Tengah Proses Pemeriksaan Propam
Wagub Minta ASN dan Kepala OPD Totalitas Bantu Rakyat
Pembunuhan Istri Siri dan Anak di Madiun, LKBH UIN Jakarta Soroti Praktik Poligami Siri