Bengkulu — Kepala Kesbangpol Provinsi Bengkulu, Jaduliwan, meminta seluruh organisasi masyarakat (Ormas) di daerah ini untuk lebih tertib dalam melaporkan perubahan struktur organisasi mereka.
Saat ini, tercatat ada 2.074 Ormas di Bengkulu menurut data Kemendagri, namun tidak semuanya lagi aktif. Karena itu, Kesbangpol akan lebih fokus pada Ormas yang benar-benar masih menjalankan kegiatan.
“Kita tetap berpijak pada aturan. Prioritas kita adalah Ormas yang aktif,” ujar Jaduliwan, Minggu (27/4/2025).
Menurutnya, meski Ormas adalah organisasi sukarela, mereka tetap harus berlandaskan hukum dan diharapkan mau bersinergi dengan pemerintah dalam mendukung kemajuan daerah.
Tak hanya soal lapor-melapor, Kesbangpol juga rutin mengawasi jalannya aktivitas Ormas, termasuk dengan mempererat komunikasi melalui koordinasi dan silaturahmi.
“Pengawasan tetap ada, bukan dibiarkan bebas begitu saja,” lanjutnya.
Terkait pembinaan, Jaduliwan mengakui anggarannya masih dalam pembahasan. Tapi intinya, pemerintah tetap hadir untuk memberikan support agar Ormas bisa tetap aktif dan positif berkontribusi. (***)

Berita Terbaru
Opini Gede Pasek Suardika: Sadapan dan Kekuasaan
Jepang Perketat Syarat Izin Tinggal, Skrining TBC Jadi Kewajiban WNI
160 Mitra Dapur MBG Bengkulu Protes Kebijakan BGN, Siapkan Aksi 10 November Jika Tak Dipenuhi
Astronom Temukan Planet Diduga Kaya Karbon di Angkasa, Dijuluki Planet Berlian
25 Atlet Seluma Ikuti POPDA Bengkulu 2026, Turun di Lima Cabor
Desa Bukit Peninjauan II Dinilai sebagai Percontohan Desa Antikorupsi 2026