Bengkulu – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah meluncurkan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Desa Durian Demang, Selasa (13/10/2026). Program ini memperluas fungsi Posyandu, yang sebelumnya berfokus pada kesehatan, menjadi wadah pendataan kebutuhan dan pengaduan masyarakat di enam bidang pelayanan dasar.

Bupati Bengkulu Tengah, Rachmat Riyanto, mengatakan enam bidang tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat. Kader Posyandu diharapkan dapat menghimpun aspirasi warga untuk kemudian diteruskan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) sesuai kewenangannya.

“Para kader Posyandu dapat menjadi mata dan telinga pemerintah daerah dalam menerima berbagai masukan dan keluhan masyarakat untuk selanjutnya disinkronkan dengan OPD terkait,” ujar Rachmat. Ia meminta setiap OPD mengalokasikan program dan kegiatan berdasarkan kebutuhan masyarakat yang telah didata dan diverifikasi.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Bengkulu, Ersan Syahfiri, mengapresiasi penerapan Posyandu 6 SPM di Bengkulu Tengah. Menurutnya, data yang dihimpun dari masyarakat perlu dikoordinasikan dengan OPD teknis agar berbagai persoalan di desa dapat ditindaklanjuti sesuai bidang dan kewenangan masing-masing.

Baca Juga:  Gubernur Mulai Titik Nol Pembangunan Jalan di Bengkulu Tengah

Ketua Tim Pendamping Posyandu, Damarini Rachmat, mengatakan peluncuran di Desa Durian Demang menjadi langkah awal penerapan Posyandu 6 SPM yang diharapkan berlanjut di seluruh desa di Bengkulu Tengah. Ia menegaskan, setiap laporan masyarakat harus diverifikasi berdasarkan kondisi nyata di lapangan sebelum diteruskan kepada OPD terkait.

Damarini mengimbau masyarakat aktif menyampaikan kebutuhan dan permasalahan di lingkungan masing-masing karena hasil pendataan akan menjadi bahan perencanaan program pembangunan tahun berikutnya, sesuai kemampuan anggaran dan ketentuan yang berlaku. Melalui program ini, Pemkab Bengkulu Tengah berharap pelayanan dasar semakin terintegrasi dan pembangunan desa lebih tepat sasaran.