Bengkulu – Anggota DPD RI/MPR RI daerah pemilihan Bengkulu, apt. Hj Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M., mengapresiasi kemenangan rekan sejawatnya di DPD RI, Daud Yordan, atas petinju Filipina Ador Torres dalam pertarungan delapan ronde di GOR Terpadu Ayani, Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (10/10/2026).
Senator Destita menilai kemenangan tersebut menjadi momentum positif bagi perkembangan olahraga tinju Indonesia. Kembalinya Daud ke ring profesional sekaligus menunjukkan bahwa atlet nasional masih memiliki ruang untuk berprestasi di tengah berbagai tanggung jawab yang dijalankan di luar arena olahraga.
Daud Yordan yang juga menjabat sebagai Ketua Umum KONI Kalimantan Barat periode 2025–2029 itu tampil agresif sejak ronde kedua hingga pertandingan berakhir. Ia terus memberikan tekanan kepada Torres dan menjaga intensitas serangan sampai bel akhir berbunyi.
Pertarungan berlangsung kompetitif dengan kedua petinju saling melancarkan pukulan. Namun, Daud mampu mempertahankan inisiatif serangan dan membatasi ruang gerak lawannya hingga menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan.
Anggota Komite IV Destita berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi atlet tinju Indonesia, khususnya generasi muda, untuk terus meningkatkan kemampuan dan berani bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Menurutnya, prestasi atlet tidak hanya ditentukan oleh kemampuan bertanding, tetapi juga membutuhkan pembinaan berkelanjutan, dukungan organisasi olahraga, serta kesempatan mengikuti kompetisi berkualitas.
Ia berharap pertandingan tinju profesional dapat menjadi salah satu penggerak perkembangan industri olahraga, pariwisata olahraga, serta hiburan berbasis olahraga atau sportainment. Meningkatnya minat masyarakat terhadap tinju diharapkan turut membuka peluang lahirnya atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Indonesia.
Sebelum laga utama Daud melawan Torres, Leonardo Yordan lebih dahulu mencatatkan kemenangan knockout (KO) atas petinju Thailand, Chakkit Rachakhot. Sementara itu, Ongen Saknosiwi juga dijadwalkan tampil menghadapi petinju Thailand, Datcharawut Poglo, dalam rangkaian pertandingan yang sama.
Bagi Destita, kemenangan Daud sebagai bentuk prestasi olahraga nasional perlu terus didukung melalui kompetisi, pembinaan atlet, dan kolaborasi berbagai pihak. Dengan dukungan yang konsisten, tinju Indonesia diharapkan mampu melahirkan lebih banyak petinju berprestasi yang bersaing di level internasional.

Berita Terbaru
Gaji 200 PPPK Pemprov Bengkulu Tertunggak Dua Bulan, Helmi Hasan Minta Penjelasan
379.081 Warga Bengkulu Manfaatkan Program MBG, Anggaran Tersalur Rp833,82 Miliar
Chikuro Buka Gerai ke-96 di Bencoolen Mall Bengkulu, Best Seller Dibanderol Rp39 Ribu
Unib Targetkan Program Profesi Apoteker Dibuka Akhir 2026
Buron Berbulan-bulan, Tersangka Dugaan Pemerkosaan Perempuan Disabilitas Ditangkap di Lampung
Senator Destita Dilantik Jadi Dewan Pertimbangan PP IAI Periode 2026–2030, Siap Dukung Kemajuan Apoteker Indonesia