Bengkulu Utara – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara memperkuat program pemberdayaan lanjut usia melalui peluncuran Sekolah Lansia S1 Bahari di Desa Tambak Rejo, Kecamatan Padang Jaya, dan Sekolah Lansia S2 Sido Lestari di Desa Sido Urip, Kecamatan Arga Makmur, Selasa (29/9/2026).
Peluncuran tersebut dihadiri Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KSPK) Kemendukbangga/BKKBN RI, Nopian Andusti, S.E., M.T., didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkulu Utara H. Fitriyansyah, S.STP., M.M.
Nopian mengatakan Sekolah Lansia merupakan bagian dari program Lansia Berdaya yang bertujuan menjaga lansia tetap sehat, mandiri, aktif dan produktif. Program ini juga menjadi ruang bagi lansia untuk terus belajar, bersosialisasi dan menjaga hubungan dengan lingkungan.
“Sekolah Lansia ini pada dasarnya adalah sekolah yang membahagiakan, memberikan ruang kepada lansia untuk terus belajar dengan prinsip belajar sepanjang hayat,” kata Nopian.
Menurutnya, aktivitas belajar dan interaksi sosial penting untuk mengurangi rasa kesepian yang dapat berdampak pada kondisi kesehatan lansia. Ia juga mengapresiasi Pemerintah Desa Tambak Rejo yang telah menginisiasi program tersebut.
Nopian berharap Bengkulu Utara dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Provinsi Bengkulu dalam pengembangan Sekolah Lansia Tangguh (SELANTANG). Program ini memberikan pembekalan terkait kesehatan, perawatan diri, pengembangan keterampilan, kewirausahaan serta penguatan interaksi sosial.
Berdasarkan data hingga Mei 2026, jumlah penduduk Kabupaten Bengkulu Utara mencapai sekitar 313,5 ribu jiwa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 33.669 jiwa atau sekitar 10,74 persen merupakan penduduk lanjut usia.
Sekda Bengkulu Utara H. Fitriyansyah mengatakan pemerintah daerah akan terus mendukung program pendidikan bagi lansia. Menurutnya, keberadaan Sekolah Lansia menjadi bagian dari upaya menjaga agar warga lanjut usia tetap sehat, berdaya dan dapat berkontribusi melalui pengalaman serta pengetahuan yang dimiliki.
“Pemerintah Daerah akan selalu hadir memberikan dukungan penuh agar para lansia kita tetap sehat, berdaya, serta dapat terus membagikan pengalaman dan ilmunya kepada generasi penerus,” ujar Fitriyansyah.
Setelah peluncuran, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian Alat Permainan Edukatif (APE) di Kelas Pengasuhan Ruang Cerita Tamasya Desa Tambak Rejo serta kunjungan ke UPPKA di Desa Padang Jaya.







