Selasa, September 29, 2026
Beranda Seluma Festival Literasi Kabupaten Seluma Dorong Budaya Baca

Festival Literasi Kabupaten Seluma Dorong Budaya Baca

0
3

Seluma – Wakil Bupati Seluma, Drs. H. Gustianto, membuka Festival Literasi Kabupaten Seluma Tahun 2026 di halaman Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Seluma, Senin (28/9/2026). Kegiatan mengusung tema “Menumbuhkan Budaya Literasi, Menguatkan Generasi, Seluma Berinovasi”.

Festival tersebut diikuti guru dan pelajar tingkat SD dan SMP serta dihadiri Kepala Pusat Analisis Perpustakaan dan Pengembangan Budaya Baca Perpustakaan Nasional RI Nurhadi Saputra, Duta Baca Indonesia Golagong, jajaran Forkopimda Seluma, serta perwakilan organisasi wanita.

Kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten Seluma Suparjoh selaku ketua pelaksana mengatakan festival tersebut menjadi wadah untuk memperkenalkan berbagai aktivitas literasi yang kreatif, edukatif dan menyenangkan. Ia berharap kegiatan itu tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi berlanjut menjadi gerakan literasi di Kabupaten Seluma.

“Festival Literasi ini tidak berhenti sebagai sebuah kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi momentum untuk memperkuat gerakan literasi di Kabupaten Seluma,” kata Suparjoh.

Kepala Pusat Analisis Perpustakaan dan Pengembangan Budaya Baca Perpustakaan Nasional RI Nurhadi Saputra mengatakan perpustakaan memiliki fungsi lebih luas daripada sekadar tempat menyimpan buku. Menurutnya, perpustakaan dapat menjadi ruang belajar, bertemu dan bertukar informasi bagi masyarakat maupun pelajar.

Baca Juga:  Bupati Teddy Rahman Lepas Pawai Ta’aruf MTQ ke-37 Provinsi Bengkulu 2026

“Jadikan perpustakaan sebagai ruang belajar dan mendapatkan ilmu yang baik untuk masyarakat dan anak sekolah agar lebih maju dan berinovasi,” ujar Nurhadi.

Sementara itu, Wabup Gustianto mengatakan Pemkab Seluma berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan pendidikan, perpustakaan dan literasi. Menurutnya, festival literasi diharapkan mendorong lahirnya kegiatan kreatif yang semakin mendekatkan masyarakat dengan buku dan pengetahuan.

Gustianto juga mengajak para peserta untuk membangun kebiasaan membaca dan terus mengembangkan kreativitas. “Teruslah membaca, teruslah belajar, berani berkreasi, dan jangan takut untuk mencoba hal-hal baru. Jadikan buku sebagai jendela untuk melihat dunia serta bekal untuk membangun masa depan,” katanya.

[wpforms id="149" title="true" description="true"]